Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Awal Ramadan, Harga Beras dan Minyakita di Bulukumba Naik, Cabai dan Bawang Turun

Berikut harga bahan kebutuhan pokok yang diperoleh dari Pasar Tradisional Cekkeng Bulukumba.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KONDISI PASAR - Warga sedang menawar barang dagangan di Pasar Cekkeng Bulukumba. Sejumlah bahan kebutuhan pokok mulai naik di awal Ramadan/SAMBA 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU-  Sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan mengalami kenaikan di awal Ramadan, Jumat (20/2/2026).

Berikut harga bahan kebutuhan pokok yang diperoleh dari Pasar Tradisional Cekkeng Bulukumba.

Harga beras IR Bromo tembus harga Rp 13.000 per liter. Sebelumnya Rp 12.500 ribu per liter.

Jenis ciheras Rp 12.000 liter sebelumnya Rp 11.000 per liter.

" Harga beras ini mulai naik, karena beras dari petani lokal sementara belum tersedia karena belum panen," ungkap seorang pedagang beras di Bulukumba bernama Salwa sambil melayani pembeli yang menghampiri jualan berasnya.

Tangan kiri diletakkan Salwa di atas liter yang berisi beras, sambil ia ceritakan kondisi harga beras saat ini.

Di tangannya menempel debu beras halus warga abu muda, sesekali menyapa calon pembelinya, pagi tadi.   

Bahan kebutuhan lainnya juga telah mengalami kenaikan.

Seperti Gula pasi Ex. Impor Rp 16.000 per liter.

Garam kasar Rp 10.000 per liter, untuk garam halus 500 gram, Rp 5.000.

Ikan asin teri Rp 200.000 per kilogram. Sebelumnya Rp 190.000 per kilogram.

Minyak goreng juga mengalami kenaikan yakni jenis Minyakita Rp 15.700 per liter menjadi Rp 19.000 atau naik Rp 3.300 (21 persen).

Sedang yang lainnya tetap stagnan, Bimoli 1 Ltr  Rp 22.000 menjadi Rp 22.000.

Bimoli 2 liter Rp 42.000-42.000, Bimoli 5 liter Rp 110.000.

Terigu merek Kompas Rp 11.000 per kilogram.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved