3 Wilayah Rawan Banjir di Bulukumba, 3 Puting Beliung dan 1 Kecamatan Wilayah Longsor
Setiap tahunnya Kabupaten Bulukumba terdampak bencana alam. Mulai bencana banjir. Banjir setiap tahunnya terjadi di Kecamatan Ujung Bulu.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ansar
Selain banjir, tanah longsor juga setiap tahun terjadi di Kecamatan Kindang.
Kecamatan Kindang adalah daerah yang berada di kaki Gunung Lompobattang yang berbatasan Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Sinjai.
Daerah ketinggian dan memiliki kultur tanah liat labil.
Sekitar 80 persen masyarakatnya hidup dari tanah pertanian. Jumlah penduduknya berdasarkan data BPS sebanyak 30.720 jiwa.
Sedang tiga lainnya daerah rawan bencana angin puting beliung.
Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Rilau Ale, Gantarang dan Ujung Bulu.
Kecamatan Gantarang adalah daerah yang berada di dataran rendah.
Kecamatan ini memiliki jumlah terbanyak penduduknya di Bulukumba.
Totalnya 68.774jiwa. Kecamatan ini memiliki 20 desa dan kelurahan.
Kecamatan ini masyarakatnya hidup sebagai petani penggarap sawah dan perkebunan dan sektor jasa.
Di Kecamatan Rilau Ale dikenal setiap tahunnya langganan angin puting beliung.
Lokasinya di Desa Tanah Harapan dan Topanda.
Di tiga kecamatan ini setiap tahunnya terdapat korban bencana angin puting beliung.
Para korban berharap agar Pemkab Bulukumba dapat memberi bantuan yang terdampak.
Sementara Bupati Bulukumba, A Muchtar Ali Yusuf berharap ke warga khususnya di daerah hulu di Kecamatan Kindang agar memerhatikan kondisi alam, tidak menggunduli hutan. (*)
| Wakil Ketua DPRD Bulukumba Jagokan Portugal Kuda Hitam di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Diresmikan Tiga Bulan Lalu, Lift RSUD Bulukumba Sudah Bermasalah |
|
|---|
| Wakil Bupati Bulukumba Idolakan Timnas Argentina di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Banjir Sungai Waranie Bikin Panik, 28 Warga Bone Sempat Tersesat Saat Selamatkan Diri |
|
|---|
| Kerukunan Masyarakat Bulukumba Sembelih 13 Ekor Sapi Kurban ke Masyarakat Pelosok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BANJIR-BULUKUMBA-Warga-pasangi-balok-akak.jpg)