Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

3 Wilayah Rawan Banjir di Bulukumba, 3 Puting Beliung dan 1 Kecamatan Wilayah Longsor

Setiap tahunnya Kabupaten Bulukumba terdampak bencana alam. Mulai bencana banjir. Banjir setiap tahunnya terjadi di Kecamatan Ujung Bulu.

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
BANJIR BULUKUMBA - Warga pasangi balok Jl Teratai agar tidak dilalui karena banjir, Sabtu (7/6/2025). Tiga wilayah rawan banjir di Bulukumba, 3 puting beliung dan 1 Kecamatan wilayah longsor. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan adalah daerah rawan terdampak bencana alam.

Setiap tahunnya Kabupaten Bulukumba terdampak bencana alam.

Mulai bencana banjir. Banjir setiap tahunnya terjadi di Kecamatan Ujung Bulu.

Setiap tahun juga ratusan rumah hingga ribuan rumah terendam setiap tahunnya.

Selain Kecamatan Ujung Bulu dua kecamatan lainnya.

Yakni Kecamatan Ujung Loe. Kecamatan ini berada di wilayah pesisir laut.

Dua muara sungai bermuara di kecamatan itu. Yakni muara Sungai Balantieng dan muara Sungai Bijawang.

Sungai Balantieng berhulu di Kabupaten Sinjai dan Lompobattang, Kabupaten Bantaeng.

Sungai ini dikenal memiliki arus sungai yang deras.

Rumah-rumah di bagian aliran sungai kerap hanyut dan mengakibatkan korban jiwa.

Akhir tahun 2025 lalu, seorang ibu paruh baya tewas terseret air banjir sungai di Kecamatan Ujung Loe.

Selanjutnya daerah yang kerap alami banjir yakni di Kecamatan Bontobahari.

Kecamatan ini berada di wilayah pesisir pantai. 

"Dua wilayah kecamatan itu menjadi daerah langganan banjir setiap tahun," ungkap Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Bulukumba, Abd Haris usai salat Jumat (9/1/2026) di Jl Dr Sam Ratulangi Bulukumba.

Tahun 2025, BPBD mencatat 3. 509 jiwa yang terendam banjir di tiga kecamatan itu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved