Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pesawat ATR Jatuh di Pangkep Maros

Semangati Tim SAR , Pangdam XIV Hasanuddin: Jaga Kesehatan, Saling Jaga Apapun Kondisinya

Data per hari ini, tercatat ada 1.007 petugas SAR dari berbagai unsur tergabung dalam misi pencarian korban pesawat ATR 42-500.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur / Muslimin Emba
PESAWAT ATR 42-500 JATUH - Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko pimpin apel Tim SAR gabungan pencari korban pesawat ATR 42-500 di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pencarian korban Pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) memasuki hari ketiga, Senin (19/1/2026).

Pesawat ATR 42-500 PK-THT hilang kontak, Sabtu (17/1/2026).

Lokasi penemuan serpihan pesawat ATR 42-500 berada di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel, pada koordinat 04°55’48” Lintang Selatan – 119°44’52” Bujur Timur.

Hari ini, ada ratusan petugas SAR dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, Damkar dan potensi SAR yang tergabung.

Data per hari ini, tercatat ada 1.007 petugas SAR dari berbagai unsur tergabung dalam misi pencarian korban.

Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memimpin apel pergeseran pasukan ke lokasi.

Pada kesempatan itu, jenderal bintang dua ini menjelaskan kondisi terkini proses pencarian dan evakuasi.

Mayjen TNI Bangun mengatakan, pada Minggu (18/1/2026) malam, sudah terdapat 10 petugas SAR yang bermalam di lokasi korban ditemukan.

Tepatnya di kedalaman jurang 200 meter dari lereng Gunung Bulusaraung.

"Kemarin prosesnya (evakuasi) hampir lima jam belum berhasil karena sulitnya medan," kata Bangun di hadapan para petugas SAR.

"Artinya apa, rekan-rekan yang mau ke sana, saya tidak mau hanya bermodalkan semangat," lanjutnya.

Selain semangat kata Bangun, tim SAR yang terlibat harus memastikan kondisi fisik yang sehat.

"Yang tidak sehat, laporkan tidak usah berangkat. Artinya apa? Kita betul-betul ingin melaksanakan tugas SAR ini fokus," jelasnya.

Dengan kondisi kesehatan yang baik dan semangat prima, kata dia, operasi kemanusiaan itu akan berjalan lancar.

"Fokusnya, kita ingin segera mengangkat korban baik yang selamat maupun yang tidak. Apapun kondisinya kita masih berharap," tegasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved