Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sambut Piala Dunia 2026, Warga Bone Ramai-ramai Perbaiki Televisi Rusak

Beragam jenis televisi diperbaiki, mulai dari televisi tabung hingga televisi LED yang mengalami kerusakan pada bagian gambar

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Wahdaniar
TELEVISI RUSAK - Warga Kecamatan Tanete Riattang Barat, Bone, Muh Yusuf sedang bermain futsal beberapa waktu lalu. Demi menyaksikan siaran Piala Dunia 2026, Yusuf memperbaiki televisinya yang sudah lama rusak. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Demam Piala Dunia 2026 kian terasa di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Sejumlah warga mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Salah satu menarik perhatian adalah banyaknya warga memperbaiki televisi yang telah lama rusak agar dapat digunakan kembali untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia.

Pantauan Tribun Bone di sejumlah tempat servis elektronik di Kota Watampone, warga terlihat datang membawa televisi mereka yang sudah lama tidak digunakan.

Beragam jenis televisi diperbaiki, mulai dari televisi tabung hingga televisi LED yang mengalami kerusakan pada bagian gambar maupun suara.

Bagi sebagian warga, memperbaiki televisi lama dinilai lebih hemat dibanding harus membeli perangkat baru.

Seorang warga Kecamatan Tanete Riattang Barat, Muh Yusuf, mengaku sengaja memperbaiki televisi tabung miliknya yang telah rusak selama sekitar lima tahun.

Meski sudah lama tidak berfungsi, televisi tersebut masih disimpannya di rumah.

“Sudah sekitar lima tahun rusak. Baru saya perbaiki sekarang karena dekat mi Piala Dunia,” kata Yusuf, Selasa (9/6/2026).

Menurut Yusuf, keputusan memperbaiki televisi lama diambil karena biaya servis jauh lebih murah dibanding harus membeli televisi baru.

Ia menilai televisi tersebut masih layak digunakan jika diperbaiki.

“Daripada beli baru, lebih baik diservis saja. Tidak terlalu mahal dibanding membeli televisi baru,” ujarnya.

Yusuf mengatakan televisi itu nantinya akan digunakan untuk menonton pertandingan Piala Dunia bersama anaknya di rumah.

“Mau dipakai nonton bola sama anak. Biar lebih seru kalau nonton bersama di rumah,” katanya.

Pria tersebut mengaku sudah mengikuti ajang Piala Dunia sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Setiap edisi Piala Dunia selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggunya.

“Sejak SD saya sudah suka nonton Piala Dunia. Jadi hampir tidak pernah terlewat,” ungkapnya.

Dalam perhelatan Piala Dunia kali ini, Yusuf tetap menjagokan Timnas Brasil sebagai tim favoritnya.

Menurutnya, Brasil selalu memiliki daya tarik tersendiri karena permainan menyerang dan deretan pemain bintang yang dimiliki.

“Kalau saya tetap dukung Brasil,” ujarnya.

Sementara itu, pemain favorit Yusuf adalah Neymar yang selama bertahun-tahun menjadi ikon sepak bola Brasil.

Meski Neymar kini tidak lagi muda, Yusuf mengaku masih mengagumi kemampuan dan kreativitas sang pemain di lapangan.

“Pemain favorit saya tetap Neymar,” katanya.

Bagi Yusuf, Piala Dunia bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang selalu dinanti setiap empat tahun sekali.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved