SMPN 4 Watampone Siapkan Kelas CIBI dan Unggulan, Pendaftar Siswa Baru Tembus 217 Orang
Salah satunya dengan melakukan sosialisasi langsung ke sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Bone.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Bone mulai menunjukkan antusiasme masyarakat.
Salah satu sekolah menjadi tujuan calon peserta didik adalah SMP Negeri 4 Watampone di Jalan Letjen DI Panjaitan, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.
Hingga awal Juni 2026, jumlah pendaftar di SMPN 4 Watampone tercatat telah mencapai 217 orang.
Kepala SMPN 4 Watampone, Ambo Tuo, mengatakan angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring masih berlangsungnya tahapan SPMB.
“Yang mendaftar sekarang sekitar 217 orang. Tadi saya cek sudah 217,” kata Ambo Tuo saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan pihak sekolah untuk memperkenalkan SMPN 4 Watampone kepada calon peserta didik dan orang tua.
Salah satunya dengan melakukan sosialisasi langsung ke sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Bone.
Selain itu, sekolah juga memperkenalkan berbagai kegiatan dan program unggulan yang dimiliki guna menarik minat siswa.
“Sebelumnya kami turun langsung ke sekolah-sekolah dasar. Kami juga melakukan pengenalan kegiatan dan pertandingan untuk menarik minat siswa dari SD yang ada di Kabupaten Bone,” ujarnya.
Ambo Tuo menjelaskan, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bone juga menjadi salah satu faktor yang mendorong minat masyarakat mengikuti SPMB di sekolah tersebut.
Pasalnya, siswa baru akan memperoleh bantuan perlengkapan sekolah secara gratis.
“Ada bantuan seragam putih biru lengkap dengan topi dan dasi dari Bapak Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman. Selain itu, SMPN 4 Watampone juga menggratiskan pakaian batik sekolah,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, SMPN 4 Watampone mendapat kuota sebanyak 10 rombongan belajar (rombel).
Jumlah siswa yang diterima nantinya akan menyesuaikan ketentuan yang ditetapkan Dinas Pendidikan.
“Sekolah kami dibatasi 10 kelas. Kalau dihitung maksimal 32 siswa per kelas, berarti kuota maksimal sekitar 320 siswa,” katanya.
Tak hanya fokus pada penerimaan siswa baru, SMPN 4 Watampone juga menyiapkan sejumlah inovasi pembelajaran untuk tahun ajaran mendatang.
Salah satunya dengan menghadirkan Kelas CIBI atau Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa.
Program tersebut dirancang untuk mewadahi siswa yang memiliki kemampuan dan potensi khusus.
“Kami akan membentuk kelas CIBI, kemudian ada kelas unggulan dan kelas reguler,” ujar Ambo Tuo.
Ia menjelaskan, pengelolaan kelas CIBI nantinya akan melibatkan orang tua siswa, terutama dalam penyediaan fasilitas penunjang pembelajaran.
Selain itu, siswa juga akan mendapatkan pendampingan dari tenaga pendidik yang dinilai memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.
“Orangtua siswa akan ikut menentukan fasilitas yang ada di dalam kelas. Kemudian akan didatangkan guru-guru yang dianggap berkompeten dan biasanya juga ada tambahan pembelajaran atau les,” jelasnya.
Sementara itu, untuk penentuan siswa yang masuk ke kelas unggulan akan dilakukan melalui proses seleksi.
Seluruh peserta didik baru akan mengikuti tes, kemudian hasilnya digunakan untuk menentukan siswa yang berhak masuk kelas unggulan.
“Semua siswa yang masuk akan mengikuti tes. Dari hasil tes itu nanti ditentukan siapa yang masuk kelas unggulan, sedangkan yang lainnya berada di kelas reguler,” tuturnya.
Selain penguatan akademik, SMPN 4 Watampone juga terus mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler yang selama ini menjadi andalan sekolah, khususnya futsal dan bola voli.
Dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai lebih dari 200 orang, SMPN 4 Watampone optimistis kuota penerimaan peserta didik baru tahun ini dapat terpenuhi melalui pelaksanaan SPMB 2026.
Orangtua calon siswa, Rahmawati, mengaku tertarik mendaftarkan anaknya ke SMPN 4 Watampone karena program yang ditawarkan dinilai mampu mendukung pengembangan akademik maupun bakat siswa.
“Menurut saya programnya menarik karena ada kelas unggulan dan kelas CIBI. Ditambah lagi kegiatan ekstrakurikulernya aktif dan ada bantuan seragam sekolah. Ini tentu menjadi pertimbangan bagi orang tua saat memilih sekolah untuk anak,” tandasnya.
| Tawuran Remaja di Bone Sulsel Berhasil Digagalkan, Polisi Sita Parang hingga Anak Busur |
|
|---|
| Bendera Portugal, Belgia, Spanyol Berkibar di Bone Sambut Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Atasi Keterbatasan Daya Tampung, Pemkot Makassar Subsidi Siswa ke Sekolah Swasta |
|
|---|
| Inilah Wajah Baru Kabinet Prof Lukman Arake di IAIN Bone, Ketua NU Rahmatunnair Jabat Wakil Rektor 3 |
|
|---|
| Pulang dari Sawah, Saide Terseret Arus Sungai Dusun Kaccoppe Bone |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SPMB-2026-Kepala-SMPN-4-Watampone-Ambo-Tuo.jpg)