Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Warga Dusun Taka Bone Akhirnya Merdeka dari Jembatan Bambu

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang turut disaksikan unsur Forkopimda Bone

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Wahdaniar
PERESMIAN JEMBATAN - Bupati Bone, Andi Asman bersama Ketua DPRD Andi Tenri dan Dandim Bone, Letkol Inf Laode meresmikan jembatan di Dusun Taka, Desa Bengo, Kecamatan Bengo, Bone, Kamis, (7/5/2026). Setelah bertahun-tahun gunakan jembatan bambu, warga desa tersebut akhirnya nikmati jembatan permanen. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Penantian panjang warga Dusun Taka, Desa Bengo, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulsel, akhirnya terjawab.

Setelah bertahun-tahun mengandalkan jembatan bambu untuk menyeberangi Sungai Alekale, kini warga sudah dapat menikmati jembatan permanen.

Jembatan Sungai Alekale ruas Bengo–Taka–Malaka itu diresmikan langsung Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong dan Dandim 1407 Bone Letkol Inf Lapde Muhammad Idrus, Kamis (7/5/2026).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang turut disaksikan unsur Forkopimda Bone, anggota DPRD, serta tokoh masyarakat setempat.

Jembatan tersebut dibangun menggunakan bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025/2026 dengan nilai Rp6,8 miliar.

Konstruksinya menggunakan girder baja komposit dengan panjang 30 meter dan lebar 6 meter.

Kehadiran jembatan permanen itu disambut antusias warga.

Selama ini masyarakat harus melintasi sungai menggunakan jembatan bambu sederhana untuk menuju kebun, sekolah, maupun pusat aktivitas ekonomi.

Warga Dusun Taka, Rahman, mengaku warga kerap kesulitan melintas saat musim hujan karena debit air sungai meningkat dan arus menjadi deras.

“Kalau hujan deras biasanya air naik dan arusnya kuat sekali. Kadang warga takut lewat karena berbahaya, bahkan tidak bisa dilewati sama sekali. Sekarang kami sangat bersyukur karena sudah ada jembatan permanen,” ujarnya.

Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.

“Ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengaku memiliki kenangan tersendiri dengan wilayah tersebut.

Ia mengingat pernah melewati sungai itu menggunakan jembatan bambu saat masih menjabat Sekretaris Camat.

“Akses jalan ini saya sudah rasakan sejak masih menjadi Sekretaris Camat. Saat Pemilu saya pernah ke sini dan hanya melewati jembatan bambu,” kenangnya.

Ia menegaskan pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau desa-desa terpencil.

“Pemerintah tidak hanya bekerja di pusat kota saja, namun juga menyasar pelosok desa,” tegasnya.

Selain meresmikan jembatan, Bupati Bone juga meninjau sekolah di sekitar lokasi dan meminta fasilitas pembelajaran digital segera diusulkan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat setempat.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved