Lansia yang Hilang di Bone Ditemukan Selamat di Semak-semak, Kondisinya Lemas
Masrur, mengatakan tim pencarian dibagi menjadi dua SRU guna mempercepat proses pencarian
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Minda berhasil ditemukan setelah dicari 4 jam di sekitar area perkebunan dan semak-semak di wilayah Desa Arasoe
- SAR gabungan menurunkan anggota dari Basarnas, BPBD, SAR Brimob, SAR Satpol PP, personel Polsek Cina, serta warga setempat
- Saat ini korban telah berada di Puskesmas Cina untuk mendapatkan penanganan medis
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Seorang lanjut usia (lansia) bernama Minda (83), warga Dusun Ujung, Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Kamis (7/5/2026).
Korban ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama kurang lebih empat jam di sekitar area perkebunan dan semak-semak di wilayah Desa Arasoe.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Basarnas, BPBD, SAR Brimob, SAR Satpol PP, personel Polsek Cina, serta warga setempat.
Usai menerima laporan dari pihak keluarga, seluruh tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur yang dilalui korban.
Koordinator Pos SAR Bone, Masrur, mengatakan tim pencarian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) guna mempercepat proses pencarian.
“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan sekitar 500 meter dari rumahnya dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Saat ini korban telah berada di Puskesmas Cina untuk mendapatkan penanganan medis.
"Korban ditemukan di area semak-semak dalam kondisi sangat lemas dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Cina," sambungnya.
Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang terlibat dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan dengan selamat.
Sebelumnya, Seorang warga lanjut usia bernama Minda, warga Dusun Ujung, Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, dilaporkan hilang, Kamis (7/5/2026).
Korban diduga keluar rumah saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 14.00 Wita.
Saat kejadian korban berada di rumah bersama cucunya, Anisa.
Sementara anggota keluarga lainnya sedang pergi ke kebun di wilayah Sibulue.
Namun, saat keluarga kembali ke rumah, korban sudah tidak berada di tempat dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Pihak keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri di area permukiman hingga kebun warga, namun korban belum ditemukan.
“Warga kasihan karena beliau sudah lanjut usia. Kami berharap nenek segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar warga setempat Rahmawati.
Rahma mengaku hingga saat ini upaya pencarian masih terus berlangsung.
Sementara, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Arif Anwar, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait hilangnya korban dan langsung mengerahkan tim rescue Pos SAR Bone ke lokasi.
“Setelah menerima laporan resmi, kami segera memberangkatkan personel untuk membantu proses pencarian korban,” ujarnya.
Menurutnya, operasi pencarian dilakukan bersama unsur gabungan dari Basarnas, Kepolisian, pemerintah setempat, dan warga.
Tim SAR juga melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga dilalui korban.
“Cuaca hujan menjadi salah satu kendala di lapangan, namun proses pencarian tetap dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran,” katanya.
| Muslimin Nakhodai PBVSI Bone, Target Emas di Porprov Sulsel 2026 |
|
|---|
| Tiga Kali Beraksi di Rumah yang Sama, Pencuri Gabah di Bone Akhirnya Ditangkap |
|
|---|
| Lansia 70 Tahun di Bone Hilang Saat Hujan Deras, Tim SAR dan Warga Lakukan Pencarian |
|
|---|
| Viral di Bone Sengketa Tanah Berujung Pemindahan Paksa Kuburan, Awalnya Dikira Penemuan Mayat |
|
|---|
| Pria 64 Tahun di Sibulue Bone Ditemukan Meninggal Saat Cek Sapi di Kebun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260507-Potret-Basarnas-Bone-3222.jpg)