Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Satlantas Polres Bone Amankan Motor Curian Asal Jeneponto Saat Gelar Razia

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama, mengatakan kasus ini terungkap saat personel pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang melintas.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Wahdaniar
PENCURI MOTOR - Sepeda motor curian yang diamankan Satlantas Polres Bone, Senin (4/5/2026). Satlantas Bone ungkap kasus Curanmor, pelaku diamankan saat pemeriksaan kendaraan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat melakukan pemeriksaan kendaraan di wilayah Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Senin (4/5/2026).

Pengungkapan tersebut terjadi dalam kegiatan pendampingan bersama PT Jasa Raharja Cabang Watampone, yang dirangkaikan dengan pengujian berkala kendaraan serta sosialisasi dan uji petik Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 di Jalan Poros Bone–Wajo, tepatnya di Desa Tawaroe.

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama, mengatakan kasus ini terungkap saat personel melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang melintas.

“Anggota menemukan satu unit sepeda motor warna hitam tanpa plat nomor di bagian depan, sementara plat belakang terpasang DD 2811 CG,” ujarnya.

Motor tersebut dikendarai oleh seorang pemuda berinisial AT (21). 

Namun saat dimintai menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan, yang bersangkutan tidak dapat memperlihatkannya.

“Karena tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan, anggota kemudian mengamankan kendaraan tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca juga: Satreskrim Polres Selayar Ungkap Curanmor Lintas Daerah, Dua Pelaku Diamankan

Tak berselang lama, seorang perempuan datang ke lokasi dan mengaku mengenali motor tersebut sebagai milik temannya yang sebelumnya dilaporkan hilang.

“Perempuan itu menyampaikan bahwa kendaraan tersebut merupakan milik temannya yang telah dilaporkan dicuri di wilayah Polres Jeneponto,” tambahnya.

Setelah dilakukan interogasi, AT mengakui bahwa sepeda motor tersebut bukan miliknya dan diambil dari wilayah Jeneponto.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Jeneponto. 

Hasilnya, kendaraan tersebut dipastikan merupakan barang bukti kasus curanmor.

“Selanjutnya, pengendara beserta barang bukti diamankan di Polsek Dua Boccoe guna proses penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Sosialisasi Keamanan Berkendara

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para kurir Sahabat Bone, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam program 'Polisi Menyapa Mappatabe' ini berlangsung di Jalan Sukawati, Watampone, Kabupaten Bone, dengan menyasar para kurir yang memiliki mobilitas tinggi dalam aktivitas sehari-hari.

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda P Utama, mengatakan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan para kurir dalam berkendara di jalan raya.

“Kurir merupakan salah satu kelompok pengguna jalan dengan intensitas tinggi. Karena itu, penting bagi mereka untuk selalu mengutamakan keselamatan saat bekerja,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan edukasi terkait pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan surat kendaraan, serta larangan menggunakan ponsel saat berkendara.

Selain itu, para kurir juga diingatkan untuk menjaga kecepatan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam bekerja.

“Keselamatan itu bukan pilihan, tetapi kewajiban. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga demi keselamatan pengguna jalan lainnya,” jelasnya.

AKP Riyanda berharap para kurir dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Bone.

“Mereka diharapkan mampu memberikan contoh kepada masyarakat dalam menciptakan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu kurir Sahabat Bone, Andi (27), mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat sebagai pengingat di tengah padatnya aktivitas.

“Kadang karena kejar target pengantaran, kami lupa hal-hal kecil seperti batas kecepatan atau penggunaan helm yang benar. Sosialisasi ini sangat membantu,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin.

“Dengan adanya edukasi seperti ini, kami jadi lebih sadar pentingnya keselamatan. Apalagi kami hampir setiap hari berada di jalan, risikonya cukup besar,” katanya.(*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved