Tribun Bone
Ganggu Warga Sahur, Balapan Liar di Dua Boccoe Dibubarkan Polisi, 16 Motor Diamankan
Satuan Lalu Lintas Polres Bone kembali menertibkan balapan liar demi menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan
Penulis: Wahdaniar | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Satuan Lalu Lintas Polres Bone kembali menertibkan balapan liar demi menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, Selasa (24/2/2026) sekira pukul 03.00 Wita.
Aksi balapan liar yang berlangsung di Jalan Poros Bone–Wajo, tepatnya di Desa Solo, Kecamatan Dua Boccoe, dinilai sudah sangat meresahkan karena suara bising serta kerumunan yang muncul pada jam-jam sahur.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 16 unit sepeda motor yang sebagian besar sudah dimodifikasi tidak sesuai standar.
Seluruh kendaraan kemudian diangkut menggunakan truk menuju Mapolres Bone sebagai barang bukti.
Kasat Lantas Polres Bone, AKP Musmulyadi, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berbentuk represif, tetapi juga edukatif agar masyarakat lebih disiplin dan memahami pentingnya keselamatan di jalan.
Baca juga: 50 Motor Hasil Balap Liar Disita Polsek Tamalate Makassar hingga Hari ke-5 Ramadan
Saat ditemui di ruang kerjanya, AKP Musmulyadi tampak mengenakan pakaian dinas harian (PDH) lengkap, dengan sempritan tergantung di sisi kanan.
Topi dinasnya diletakkan rapi di atas meja, memberikan kesan profesional dan siap memimpin personelnya kapan saja.
Dirinya menyebut, para pelanggar yang terjaring dalam razia tersebut didata dan diberikan pembinaan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya.
"Polisi menegaskan bahwa patroli akan terus dilakukan di titik-titik yang rawan menjadi lokasi balap liar, demi menjaga keselamatan pengguna jalan," tegasnya.
Sementara warga sekitar Desa Solo menyambut baik tindakan polisi tersebut.
Banyak dari mereka mengaku sebelumnya kerap terganggu oleh suara motor yang meraung di tengah malam hingga menjelang subuh.
“Sudah lama kami terganggu. Suara motor saat waktu sahur itu sangat bising. Syukur polisi bergerak cepat,”ujar Abdul Rahman (34).
Dirinya mengaku lebih tenang setelah operasi dilakukan, karena aktivitas balapan liar bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lain.
Dirinya berharap patroli rutin terus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama selama Ramadan ketika aktivitas masyarakat meningkat pada malam hari.(*)
| Isu Pungutan Calon Jemaah Haji Rp10 Juta, Ketua FK KBIHU Bone: Bukan dari KBIH |
|
|---|
| Dandim Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus Turun Tangan Perbaiki Jembatan Awangpone |
|
|---|
| Jalan Penghubung Dua Kecamatan Bone Rusak, Adry: Saat Hujan Seperti Kubangan Sapi |
|
|---|
| Harga Cabai, Bawang, Kacang Naik di Bone, Pedagang dan Pembeli Mengeluh |
|
|---|
| Penyeberangan Bajoe–Kolaka Tutup 2 Bulan, Warga Sekitar Pelabuhan Resah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260224_BALAP-LIAR_balap-liar-Bone-2026.jpg)