Operasi Keselamatan Pallawa 2026
77 Pengendara Tak Pakai Helm SNI Terjaring Ops Pallawa
Satlantas Polres Bone menerbitkan 188 teguran dan menyita 94 knalpot brong selama Operasi Keselamatan Pallawa 2-15 Februari 2026.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Satlantas Polres Bone, Sulsel menerbitkan 188 surat teguran dan menyita 94 knalpot brong selama Operasi Keselamatan Pallawa 2-15 Februari 2026.
- Pelanggaran terbanyak yakni tidak memakai helm SNI.
- Tercatat 23 kecelakaan tanpa korban jiwa, 37 orang luka ringan, dan kerugian materiil Rp41,3 juta.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Satuan Lalu Lintas Polres Bone, Sulawesi Selatan menuntaskan Operasi Keselamatan Pallawa, 2-15 Februari 2026.
Selama operasi, petugas menerbitkan 188 surat teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Bone, AKP Musmulyadi, mengatakan sebagian besar pelanggaran dilakukan pengendara roda dua.
Saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolres Bone, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kamis (19/2/2026), ia menyebut pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan helm berstandar SNI dengan 77 kasus.
Pada kendaraan roda empat, tercatat 17 pengendara tidak menggunakan sabuk pengaman.
Selain itu, petugas menemukan 94 penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong.
Seluruhnya disita untuk proses penertiban.
“Semua pelanggar kami berikan teguran sebagai langkah pembinaan. Harapannya, pengendara lebih berhati-hati dan mematuhi aturan,” ujarnya.
Selama Operasi Keselamatan Pallawa, tercatat 23 kasus kecelakaan lalu lintas.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat.
Sebanyak 37 orang mengalami luka ringan dengan total kerugian materiil sekitar Rp41.300.000.
AKP Musmulyadi berharap operasi tersebut dapat meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan di Kabupaten Bone.
Ia mengajak masyarakat tetap mematuhi aturan demi keselamatan bersama.
“Kepatuhan berlalu lintas bukan untuk menghindari sanksi saja, tetapi untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tutupnya.
Sejumlah warga mengapresiasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa tahun ini.
Suryanti (30), ibu rumah tangga asal Kecamatan Tanete Riattang, menilai penertiban knalpot brong membuat lingkungan lebih nyaman.
“Penyitaan knalpot brong itu bagus. Suaranya memang sangat mengganggu, apalagi di malam hari,” ujarnya.
Sementara itu, pegawai swasta di Bone, Khairunnisa, menilai nihilnya korban meninggal menunjukkan peningkatan kesadaran berkendara.
“Tidak ada korban jiwa, itu hal baik. Semoga setelah operasi selesai pun pengendara tetap tertib,” tandasnya. (*)
| 169 Pengendara Terjaring Operasi Pallawa di Maros, Didominasi Pelajar dan Ibu-ibu Tak Pakai Helm |
|
|---|
| Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Sopir Bus di Pelabuhan Bajoe Bone Tes Kesehatan |
|
|---|
| Knalpot Brong Bikin Resah, 8 Pengendara di Bone Kena Tilang |
|
|---|
| Operasi Pallawa 2026 Digelar 14 Hari di Luwu, Ini 9 Pelanggaran Prioritas Polisi |
|
|---|
| Polres Gowa Intensifkan Operasi Keselamatan Selama 14 Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-19-feb-polres-bone.jpg)