Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perbaiki Atap Rumah, Warga Bone Tewas Tersetrum Kabel Tegangan Tinggi

Korban diketahui bernama Wa Katang (55), seorang tukang kayu yang berdomisili di lokasi kejadian. 

Penulis: Wahdaniar | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN TIMUR
KECELAKAAN - Potret korban kecelakaan kerja di Kampung Sanaelong, Desa Padaelo, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (28/1/2026).Perbaiki atap rumah, pekerja kayu di Bone tewas tersetrum kabel tegangan tinggi. 

Ringkasan Berita:
  • Korban diketahui bernama Wa Katang (55), seorang tukang kayu yang berdomisili di dekat lokasi kejadian. 
  • Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bakar di bagian tangan kiri, mengeluarkan darah dari telinga kanan, mulut, dan hidung, serta luka memar di kepala akibat benturan saat terjatuh.

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Peristiwa kecelakaan kerja merenggut nyawa seorang tukang kayu di Kampung Sanaelong, Desa Padaelo, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (28/1/2026).

Korban diketahui bernama Wa Katang (55), seorang tukang kayu yang berdomisili di dekat lokasi kejadian. 

Ia meninggal dunia setelah tersengat kabel listrik tegangan tinggi dan terjatuh dari atap rumah setinggi sekitar empat meter.

Saksi mata Hise (58) saat dikonfirmasi via telfon menuturkan, korban bersama dirinya sejak pagi bekerja memperbaiki bagian penutup atap rumah milik Aris di Kampung Sanaelong.

“Sejak pagi sekitar jam tujuh kami kerja sama-sama. Korban yang naik ke atas atap, saya di bawah membantu,” ujarnya. 

Menurut Hise, sekitar pukul 11.30 Wita, korban mengangkat penutup atap berbahan aluminium. 

Tanpa disadari, jarak atap dengan jalur kabel listrik sangat dekat.

“Waktu dia angkat atap, sepertinya menyentuh kabel listrik yang telanjang. Langsung korban tersengat dan terlempar jatuh ke bawah,” katanya.

Selain itu dirinya mengaku pemilik rumah yang sedang diperbaiki, mengaku panik melihat korban jatuh dari atap rumahnya.

“Korban sempat sadar, tapi kondisinya sudah lemah. Kami langsung bawa ke rumah sakit,” ungkap Aris.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD La Temmalala, Kabupaten Soppeng, untuk mendapatkan perawatan medis. 

Namun nahas, korban dinyatakan meninggal dunia.

Sementara, Kapolsek Lamuru, AKP Nurhayati, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan kerja tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Korban tersengat kabel listrik tegangan tinggi saat memperbaiki atap rumah,” katanya. 

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bakar di bagian tangan kiri, mengeluarkan darah dari telinga kanan, mulut, dan hidung, serta luka memar di kepala akibat benturan saat terjatuh.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat bekerja, khususnya di sekitar jaringan listrik, dan memperhatikan faktor keselamatan kerja,” tandasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved