BRI
Sat Set Bertransaksi di CFD Gowa dengan BRImo
Penggunaan BRImo membuat aktivitas berbelanja di CFD menjadi lebih praktis.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Suasana Car Free Day (CFD) di Kabupaten Gowa, Minggu (14/6/20206) sangat ramai.
Ramai warga dan penjual usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sejak matahari mulai menghangat, ribuan warga memadati kawasan CFD untuk berolahraga, menikmati kuliner, hingga berburu berbagai produk UMKM.
Di sepanjang area CFD, deretan tenda kuliner berdiri rapi menawarkan aneka jajanan yang menggugah selera.
Aroma makanan yang baru dimasak bercampur dengan riuh percakapan pengunjung yang silih berganti mendatangi lapak pedagang.
Salah satu stan yang ramai diserbu pengunjung adalah gerai kuliner "Pentol Prasmanan".
Antrean terlihat mengular di depan meja penjualan.
Menariknya, sebagian besar transaksi yang terjadi tidak lagi menggunakan uang tunai.
Para pengunjung tampak dengan mudah melakukan pembayaran digital, salah satunya denga aplikasi BRImo.
Pengunjung cukup memindai kode QRIS yang tersedia di setiap stan.
Baca juga: QRIS BRI dan Pojok UMKM Rawon Pelita Dorong Omzet Perajin Makassar
Pemandangan pengunjung mengangkat telepon genggam untuk melakukan pembayaran menjadi hal yang lumrah sepanjang kegiatan CFD berlangsung.
Proses transaksi yang cepat membuat antrean bergerak lancar.
Dalam hitungan detik, pembayaran selesai dan pembeli dapat langsung menikmati makanan atau minuman yang dibelinya.
Salah seorang pengunjung, Zul Asril, mengaku penggunaan BRImo membuat aktivitas berbelanja di CFD menjadi lebih praktis.
"Kalau pakai BRImo lebih cepat. Tidak perlu repot cari uang pas atau menunggu kembalian. Tinggal scan QRIS, langsung selesai transaksinya," ujarnya.
Menurutnya, pembayaran digital juga memberikan rasa aman.
Sebab ia tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah banyak saat beraktivitas di ruang publik.
Ia menilai kehadiran layanan transaksi digital sangat membantu masyarakat yang ingin berbelanja dengan nyaman sambil menikmati suasana CFD.
"Apalagi di CFD seperti ini yang ramai sekali. Pakai BRImo lebih praktis dan efisien. Semua serba cepat," tambahnya.
Hal senada disampaikan Halifah, pengunjung lainnya yang mengaku hampir seluruh kebutuhan transaksinya kini dilakukan secara digital.
Ia mengatakan pembayaran menggunakan BRImo membuat pengalaman berbelanja menjadi lebih sederhana.
"Saya hampir tidak pernah lagi membawa uang tunai kalau ke CFD. Semua pedagang sudah menyediakan QRIS, jadi cukup pakai BRImo untuk bayar," kata Halifah.
Menurutnya, penggunaan transaksi digital juga membantu mengontrol pengeluaran karena seluruh transaksi tercatat langsung di aplikasi.
"Lebih mudah memantau pengeluaran. Setiap transaksi langsung muncul notifikasinya," ujarnya.
Sementara itu, para pelaku UMKM menyambut positif tingginya penggunaan QRIS di kawasan CFD.
Selain mempercepat pelayanan, sistem pembayaran digital dinilai mampu menjangkau lebih banyak konsumen.
Perpaduan antara geliat UMKM dan kemudahan layanan digital membuat suasana CFD tidak hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat, tetapi juga menjadi pusat perputaran ekonomi yang semakin modern. (*)
| Panen Manis BumDes Pacellekang Gowa Berkat Program Desa BRIlian |
|
|---|
| Tabungan Aman di BRI, Jamaah Haji Riang Berangkat Tanah Suci |
|
|---|
| Hobi Merajut Benang, Airin Tendean Meraup Untung hingga Berdayakan Komunitas Perempuan |
|
|---|
| Dari Biaya Kuliah hingga Sekolahkan 3 Anak, Rejeki Nurul Zaurah Gabung Agen BRILink |
|
|---|
| Pengalaman dari Australia, Transaksi Pakai Kartu Debit BRI Aman dan Mudah Digunakan di Luar Negeri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260614_CFD-BRI-PRAKTIS_bayar-CFD-lebih-praktis.jpg)