Selamat! KALLA Raih Top CSR Awards dan Top Leader on CSR Commitment
Kedua kategori dimenangkan ialah Top CSR Awards 2026 #Star 4 dan Top Leader on CSR Commitment 202
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - KALLA kembali meraih dua penghargaan dari TopBusiness dalam ajang Top CSR Award 2026.
Kedua kategori dimenangkan ialah Top CSR Awards 2026 #Star 4 dan Top Leader on CSR Commitment 2026 yang dinobatkan kepada CEO KALLA, Solihin Jusuf Kalla.
Mewakili manajemen KALLA, Ali Imran selaku CSR & HSE Senior Analyst menerima penghargaan dalam ajang Top CSR Awards 2026 yang diselenggarakan oleh TopBusiness di Hotel Raffles, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Untuk diketahui, kategori Top CSR Awards #Star 4 menandakan bahwa sistem, kebijakan dan pelaksanaan CSR sebuah perusahaan berada di level “Sangat Baik”.
Dalam meraih pencapaian tersebut, KALLA mendorong program Desa Bangkit Sejahtera (DBS) dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla untuk dipresentasikan di hadapan para panelis pada akhir April 2026 lalu.
Fokus yang dibahas ialah Peningkatan Produktivitas dan Kapabilitas Desa sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi, Sosial dan Lingkungan Desa.
Program Manager Community Development LAZ Hadji Kalla, Erny Rachmi Nurdin, menjelaskan, program DBS mulai dijalankan sejak tahun 2015 yang awalnya hanya menyasar 12 desa miskin di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dari hasil evaluasi manfaat program, diputuskan untuk menambah jumlah desa binaan dengan memperluas wilayah penerima manfaat ke Sulawesi Barat. Pada tahun 2022, cakupan wilayah penerima manfaat diperluas lagi menjadi empat provinsi, yakni ke Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.
Hingga akhir tahun 2025 lalu, telah tercatat 84 desa yang pernah menjadi desa dampingan atau desa binaan LAZ Hadji Kalla di empat provinsi tersebut .
Desa Bangkit Sejahtera adalah program pemberdayaan masyarakat berbasis desa dengan menyasar desa-desa miskin yang memiliki jumlah individu miskin minimal 30 persen dari total penduduk desa.
Data yang digunakan adalah data dari Kementrian Kordinator Pemberdayaan Masyarakat melalui laman pemberdayaan.go.id.
Alasan digunakannya indikator tersebut karena secara fakta di lapangan, jika jumlah individu miskin di satu desa di atas 30 persen, maka itu merupakan desa yang terpencil, terluar dan minim perhatian dari pihak terkait.
Khususnya bantuan berupa program pemberdayaan yang meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam mengembangkan potensi sumber daya yang ada.
"Tentu saja karena tugas kami adalah menyalurkan zakat perusahaan, maka indikator lain yang digunakan dalam memilih desa binaan adalah mayoritas penduduk desa beragama Islam," jelas Erny, dalam keterangannya ke Tribun-Timur.com, Kamis (28/5/2026).
Khusus di ajang Top CSR Awards 2026, LAZ Hadji Kalla memaparkan pencapaian DBS sepanjang tahun 2025.
| Renungan Hari Arafah |
|
|---|
| Harga Aspal Global Melonjak, Kalla Aspal Pastikan Suplai dan Kualitas Tetap Terjaga |
|
|---|
| Semen Tonasa Borong Penghargaan CSR Nasional, Dirut Anis Turut Dianugerahi Top Leader |
|
|---|
| Komitmen TJSL Berkelanjutan Antar Semen Tonasa Raih Top CSR Award 2026, Kategori Star 5 |
|
|---|
| Kunci Sukses Kalla Toyota Konsisten Pimpin Pasar Otomotif di Sulawesi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/TERIMA-PENGHARGAAN-CSR-HSE-Senior-Analyst-KALLA-Ali-Imran-tengah.jpg)