Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SMBC Indonesia Perkuat Pendanaan dan Catat Laba Positif pada Triwulan I-2026

SMBC Indonesia mencatat penyaluran kredit sebesar Rp191,8 triliun pada Triwulan I-2026 atau meningkat 2,0 persen secara year-on-year.

Editor: Muh. Abdiwan
Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
KINERJA TRIWULAN - PT Bank SMBC Indonesia Tbk terus mencatat kinerja positif secara konsolidasi maupun bank saja pada Triwulan I-2026 yang ditopang kolaborasi dengan anak usaha dalam melayani berbagai segmen ritel dan bisnis di Jakarta, Jumat (24/4). 

TRIBUN-TIMUR.COM - PT Bank SMBC Indonesia Tbk terus mencatat kinerja positif secara konsolidasi maupun bank saja pada Triwulan I-2026 yang ditopang kolaborasi dengan anak usaha dalam melayani berbagai segmen ritel dan bisnis di Jakarta, Jumat (24/4).

Sebagai perusahaan induk konglomerasi, SMBC Indonesia menerapkan budaya kolaborasi dengan PT Bank BTPN Syariah Tbk dan Grup OTO untuk mendukung pertumbuhan bersama yang lebih bermakna.

Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch Munandar mengatakan kinerja tersebut didukung pertumbuhan penyaluran kredit dan penguatan struktur pendanaan pada Triwulan I-2026.

“Pertumbuhan kredit yang tetap terjaga ini mencerminkan pendekatan kami yang selektif dan berimbang di tengah dinamika pasar dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” jelas Henoch.

SMBC Indonesia mencatat penyaluran kredit sebesar Rp191,8 triliun pada Triwulan I-2026 atau meningkat 2,0 persen secara year-on-year.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh kredit korporasi dan komersial yang tumbuh 4,1 persen, kredit dari Jenius di luar Digital Micro sebesar 12,0 persen, serta pembiayaan Grup OTO yang meningkat 5,0 persen.

Pembiayaan oleh BTPN Syariah juga turut tumbuh 3,7 persen secara tahunan pada periode yang sama.

Perseroan secara konsolidasi berhasil menurunkan biaya kredit sebesar 7,9 persen menjadi Rp1,2 triliun melalui penerapan manajemen risiko kredit yang cermat dan proaktif.

Total aset SMBC Indonesia meningkat 4,1 persen menjadi Rp250,0 triliun per akhir Maret 2026 yang didukung pertumbuhan aset likuid sebesar 22,2 persen terutama dari penempatan pada surat berharga.

Laba bersih setelah pajak konsolidasi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp456 miliar.

Sementara itu, laba bersih setelah pajak bank saja tumbuh 6,5 persen menjadi Rp221 miliar yang mencerminkan kinerja inti bank tetap solid.

Kinerja anak usaha juga memberikan kontribusi positif dengan BTPN Syariah mencatat laba bersih Rp319 miliar atau tumbuh 2,8 persen serta penyaluran pembiayaan mencapai Rp10,6 triliun.

Grup OTO turut membukukan laba bersih sebesar Rp113 miliar atau melonjak 45,5 persen secara year-on-year.

SMBC Indonesia mencatat penguatan dana murah atau CASA yang meningkat 40,6 persen menjadi Rp59 triliun pada akhir Maret 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Rasio CASA juga meningkat dari 35,7 persen menjadi 44,1 persen yang mencerminkan keberhasilan strategi dalam mengoptimalkan komposisi dana pihak ketiga.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved