Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kakanwil dan Kepala UPT Imigrasi Sulsel Paparkan Kinerja di Hadapan Wamen Silmy Karim

Kanwil Imigrasi Sulsel paparkan capaian 2025 dan rencana strategis 2026 di hadapan Wamen Silmy Karim.

Tayang:
Istimewa
Kakanwil Imigrasi Sulsel memaparkan capaian kinerja dan rencana strategis keimigrasian di hadapan Wamen Silmy Karim di Jakarta. 

Ringkasan Berita:
  • Kanwil Imigrasi Sulsel memaparkan capaian 2025, termasuk layanan paspor, izin tinggal WNA, PNBP, dan penegakan hukum.
  • Fokus pada digitalisasi layanan, penguatan pengawasan TPI, serta penyuluhan hukum melalui program PIMPASA.
  • Direncanakan pembentukan kantor imigrasi baru di Tana Toraja, Bone, dan Bantaeng serta pembangunan sarana prasarana.

 

TRIBUN-TIMUR.COM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan konsultasi dan koordinasi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang keimigrasian di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi, Senin (9/3/2026), bertempat di Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan dengan unit kerja terkait di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian di wilayah.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan menyampaikan pemaparan di hadapan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. 

Pemaparan tersebut memuat berbagai capaian kinerja serta rencana strategis Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan dalam mendukung peningkatan pelayanan dan penguatan fungsi keimigrasian di wilayah kerja.

Pada kesempatan tersebut disampaikan capaian kinerja sepanjang tahun 2025, yang meliputi kinerja pelayanan keimigrasian, penerbitan paspor bagi masyarakat, penerbitan izin tinggal bagi warga negara asing, capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), hingga pelaksanaan penegakan hukum keimigrasian di wilayah Sulawesi Selatan.

Selain capaian kinerja, Kepala Kantor Wilayah juga memaparkan perkembangan pelaksanaan Program Aksi Menteri Tahun 2026, di antaranya penguatan layanan keimigrasian berbasis digital, peningkatan pengawasan dan pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), serta pelaksanaan penyuluhan hukum keimigrasian melalui program Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA).

Lebih lanjut, disampaikan pula rencana program kerja Tahun 2026 yang mencakup penguatan organisasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan sarana dan prasarana keimigrasian di wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam pemaparannya, Kepala Kantor Wilayah juga menyampaikan rencana pembentukan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tana Toraja sebagai upaya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat serta mendukung pengembangan wilayah strategis di kawasan Toraja dan sekitarnya.

Selain itu, turut disampaikan perkembangan pembentukan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bone dan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bantaeng, termasuk kesiapan sarana dan prasarana, dukungan pemerintah daerah, serta rencana pengembangan fasilitas pelayanan keimigrasian di kedua wilayah tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah juga memaparkan rencana pengadaan lahan untuk pembangunan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan yang berlokasi di Kota Makassar. 

Proses pengadaan lahan tersebut telah melalui tahap reviu oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan saat ini menunggu proses reviu dari Kementerian Keuangan.

Selain itu, disampaikan pula perkembangan rencana pembangunan Rumah Susun Negara (Rusun) bagi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare yang saat ini berada pada tahap perencanaan, serta rencana rehabilitasi gedung Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelayanan kepada masyarakat.

Penguatan sarana prasarana juga direncanakan melalui pembangunan Rumah Susun Negara bagi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo yang akan dibangun di atas lahan hibah dari Pemerintah Kota Palopo sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian di wilayah tersebut.

Selain kegiatan pemaparan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan juga melaksanakan koordinasi keimigrasian dengan Direktur Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan Direktorat Jenderal Imigrasi, Arief Munandar. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved