Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KUR BRI

Cara Ajukan Pinjaman KUR BRI Periode Ramadhan 2026, Lengkap Tabel Angsuran, Syarat Mudah

Dari sisi sektor usaha, KUR paling banyak mengalir ke sektor pertanian, diikuti sektor perdagangan dan jasa.

Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KUR BRI - Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI menjadi salah satu skema pembiayaan paling diminati pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di 2026. Program kredit bersubsidi pemerintah ini dirancang untuk membantu pelaku usaha memperoleh tambahan modal dengan suku bunga rendah, cicilan terjangkau, serta prosedur pengajuan yang relatif mudah. 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI menjadi salah satu skema pembiayaan paling diminati pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sepanjang 2026.

Memasuki Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan berlangsung pada Maret 2026, permintaan pembiayaan modal usaha meningkat signifikan.

Momentum bulan suci identik dengan lonjakan konsumsi masyarakat, mulai dari sektor kuliner, perdagangan sembako, fesyen muslim, hingga usaha kue dan parsel Lebaran.

Program kredit bersubsidi pemerintah ini dirancang untuk membantu pelaku usaha memperoleh tambahan modal dengan suku bunga rendah, cicilan terjangkau, serta prosedur pengajuan relatif mudah.

Secara nasional, pemerintah masih mempertahankan suku bunga KUR sebesar 6 persen efektif per tahun untuk debitur baru, dengan plafon pembiayaan hingga Rp500 juta.

Kebijakan ini menjadi stimulus penting agar UMKM tetap produktif dan mampu menjaga arus kas usaha, khususnya menjelang musim puncak penjualan seperti Ramadan dan Idulfitri.

Melalui KUR BRI 2026, pemerintah bersama sektor perbankan berharap UMKM mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jangkauan pasar.

Sekaligus memperkuat daya saing di tengah dinamika perekonomian nasional.

Penyaluran KUR di Sulsel Tembus Rp16,83 Triliun

Tingginya minat terhadap KUR juga tercermin dari penyalurannya di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, hingga akhir 2025 total penyaluran KUR di Sulsel telah mencapai Rp16,83 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 283.989 orang.

Penyaluran tersebut masih didominasi oleh segmen mikro, menunjukkan peran KUR sebagai tulang punggung pembiayaan UMKM daerah.

Dari sisi sektor usaha, KUR paling banyak mengalir ke sektor pertanian, diikuti sektor perdagangan dan jasa.

Komposisi ini sejalan dengan karakteristik ekonomi Sulsel yang ditopang oleh usaha produktif masyarakat, mulai dari petani, pedagang pasar, hingga pelaku usaha rumahan.

Menjelang Ramadan 2026, sektor perdagangan dan makanan-minuman diperkirakan menjadi penyerap KUR paling besar karena kebutuhan tambahan stok barang dan bahan baku meningkat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved