Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KUR Mandiri

Suku Bunga Ringan, Simak Simulasi KUR Mandiri Berlaku Bulan Ini

Tabel angsuran KUR menjadi rujukan penting bagi pelaku UMKM untuk mengajukan pinjaman

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KUR MANDIRI - Tampilan bankmandiri.co.id. Bank Mandiri menawarkan KUR dengan suku bunga tetap 6 persen per tahun, plafon hingga Rp500 juta, serta tenor cicilan yang fleksibel sesuai kemampuan usaha. 

TRIBUN-TIMUR.COM – Simulasi cicilan KUR Mandiri 2026 berlaku bulan ini.

Tabel angsuran KUR menjadi rujukan penting bagi pelaku UMKM untuk mengajukan pinjaman modal usaha dengan bunga ringan.

Bank Mandiri menawarkan KUR dengan suku bunga tetap 6 persen per tahun, plafon hingga Rp500 juta, serta tenor cicilan yang fleksibel sesuai kemampuan usaha.

Pilihan plafon pinjaman beragam, serta tenor cicilan yang bisa disesuaikan dengan kapasitas usaha debitur.

Memahami tabel angsuran sejak awal dinilai krusial agar pelaku usaha dapat menghitung beban cicilan bulanan secara lebih terukur sebelum mengajukan pinjaman.

Di Sulawesi Selatan, penyaluran KUR masih terkonsentrasi di lima daerah dengan nilai di atas Rp1 triliun, yakni Kabupaten Bone, Kota Makassar, Gowa, Wajo, dan Bulukumba.

Kabupaten Bone mencatat penyaluran tertinggi sebesar Rp1,738 triliun, disusul Makassar Rp1,647 triliun, Gowa Rp1,274 triliun, Wajo Rp1,128 triliun, serta Bulukumba Rp1,039 triliun.

Tingginya serapan KUR di Bone sejalan dengan dominasi sektor pertanian.

Data BPS menunjukkan, dari 390.870 penduduk yang bekerja di wilayah tersebut, sekitar 291.619 orang bergantung pada sektor pertanian, yang menjadi motor utama penyaluran KUR.

Sementara itu, Makassar sebagai pusat perdagangan dan jasa dengan populasi sekitar 1,47 juta jiwa juga mencatat penyaluran KUR besar seiring tingginya aktivitas usaha.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, hingga 31 Desember 2025, total penyaluran KUR di Sulsel mencapai Rp16,83 triliun dengan 283.989 debitur.

“Penyaluran KUR di Sulsel masih didominasi segmen mikro,” ujar Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin.

Segmen KUR Mikro mendominasi dengan nilai Rp13,18 triliun atau 78,28 persen dari total penyaluran, dengan 262.941 debitur.

Disusul KUR Kecil sebesar Rp3,339 triliun, sementara skema lainnya berada pada porsi lebih kecil.

Dari sisi sektor usaha, KUR paling banyak mengalir ke pertanian sebesar Rp8,459 triliun (50,26 persen), kemudian perdagangan Rp5,117 triliun (30,40 persen), serta jasa kemasyarakatan Rp1,123 triliun (6,68 persen).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved