Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KUR Mandiri

Panduan KUR Mandiri 2026: Bunga, Tabel Angsuran, dan Syarat Terbaru

Dilihat dari sektor usaha, penyaluran terbesar mengalir ke sektor pertanian sebesar Rp8,459 triliun atau 50,26 persen.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KUR 2026- Tabel angsuran KUR Mandiri. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulawesi Selatan didominasi lima daerah dengan nilai di atas Rp1 triliun, yaitu Kabupaten Bone, Kota Makassar, Gowa, Wajo, dan Bulukumba. 

TRIBUN-TIMUR.COM – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulawesi Selatan didominasi lima daerah dengan nilai di atas Rp1 triliun, yaitu Kabupaten Bone, Kota Makassar, Gowa, Wajo, dan Bulukumba.

Kabupaten Bone menjadi daerah dengan penyaluran tertinggi, mencapai Rp1,738 triliun.

Di posisi kedua ada Kota Makassar dengan Rp1,647 triliun, disusul Gowa Rp1,274 triliun, Wajo Rp1,128 triliun, dan Bulukumba Rp1,039 triliun.

Tingginya penyaluran KUR di Bone berkaitan erat dengan karakter wilayahnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk Bone mencapai 820.510 jiwa atau 8,73 persen dari total penduduk Sulsel, terbesar kedua setelah Makassar.

Dari jumlah itu, sebanyak 390.870 jiwa merupakan penduduk bekerja.

Sebanyak 291.619 orang di antaranya bergerak di sektor pertanian.

Dominasi sektor pertanian inilah yang mendorong tingginya penyaluran KUR di Bone, yang dikenal dengan julukan Bumi Arung Palakka.

Sementara itu, Makassar sebagai daerah dengan penduduk terbanyak di Sulsel, sekitar 1,47 juta jiwa atau 15,68 persen dari total penduduk, juga mencatat penyaluran KUR besar seiring tingginya aktivitas ekonomi dan perdagangan.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mencatat hingga 31 Desember 2025, total penyaluran KUR di Sulsel mencapai Rp16,83 triliun dengan 283.989 debitur.

Penyaluran tersebut masih didominasi segmen mikro, yang menunjukkan peran KUR dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong UMKM.

“Penyaluran KUR di Sulsel masih didominasi segmentasi mikro,” kata Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, Kamis (8/1/2026).

KUR Mikro tercatat paling besar, yakni Rp13,18 triliun atau 78,28 persen dengan 262.941 debitur.

KUR Kecil sebesar Rp3,339 triliun, Supply Rumah Rp210 miliar, Demand Rumah Rp53 miliar, KUR Khusus Rp37 miliar, Super Mikro Rp16 miliar, dan KUR TKI Rp2 miliar.

Dilihat dari sektor usaha, penyaluran terbesar mengalir ke sektor pertanian sebesar Rp8,459 triliun atau 50,26 persen.

Sektor perdagangan menyusul dengan Rp5,117 triliun atau 30,40 persen, dan jasa kemasyarakatan Rp1,123 triliun atau 6,68 persen.

Sebaliknya, Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi daerah dengan penyaluran KUR terendah di Sulsel, hanya Rp132 miliar.

KUR merupakan program pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan UMKM melalui lembaga keuangan dengan sistem penjaminan, sekaligus menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah.

KUR Mandiri

Tabel KUR Mandiri 2026 menjadi acuan penting bagi pelaku UMKM yang ingin menambah modal usaha dengan skema pembiayaan berbunga rendah.

Program KUR dari Bank Mandiri kembali diminati karena proses pengajuan relatif mudah dan suku bunga tetap 6 persen per tahun.

Tersedia berbagai pilihan plafon pinjaman yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan usaha.

Karena itu, memahami tabel KUR Mandiri 2026 sejak awal penting agar calon debitur dapat memperkirakan cicilan bulanan sebelum mengajukan pinjaman.

Tabel KUR Mandiri 2026

Berdasarkan informasi resmi Bank Mandiri, hingga saat ini belum ada perubahan pada tabel pinjaman KUR Mandiri 2026.

Tabel angsuran KUR Mandiri 2026 masih menggunakan skema suku bunga flat 6 persen per tahun sebagai berikut:

Pinjaman Rp 10 juta

12 bulan: Rp 860.664
24 bulan: Rp 443.206
36 bulan: Rp 304.219
Pinjaman Rp 15 juta

12 bulan: Rp 1.290.996
24 bulan: Rp 664.809
36 bulan: Rp 456.329
Pinjaman Rp 25 juta

12 bulan: Rp 2.151.661
24 bulan: Rp 1.108.015
36 bulan: Rp 760.548

Pinjaman Rp 30 juta

12 bulan: Rp 2.581.993
24 bulan: Rp 1.329.618
36 bulan: Rp 912.658
Pinjaman Rp 40 juta

12 bulan: Rp 3.442.657
24 bulan: Rp 1.772.824
36 bulan: Rp 1.216.877
Pinjaman Rp 50 juta

12 bulan: Rp 4.303.321
24 bulan: Rp 2.216.031
36 bulan: Rp 1.521.097
Pinjaman Rp 60 juta

12 bulan: Rp 5.163.986
24 bulan: Rp 2.659.247
36 bulan: Rp 1.825.316
Pinjaman Rp 70 juta

12 bulan: Rp 6.024.650
24 bulan: Rp 3.102.443
36 bulan: Rp 2.159.536

Pinjaman Rp 80 juta

12 bulan: Rp 6.885.314
24 bulan: Rp 3.545.649
36 bulan: Rp 2.433.755

Pinjaman Rp 90 juta

12 bulan: Rp 7.745.979
24 bulan: Rp 3.988.855
36 bulan: Rp 2.737.974

Pinjaman Rp 100 juta

12 bulan: Rp 8.606.643
24 bulan: Rp 4.432.061
36 bulan: Rp 3.042.194

Pinjaman Rp 110 juta

12 bulan: Rp 9.467.307
24 bulan: Rp 4.875.267
36 bulan: Rp 3.346.413
48 bulan: Rp 2.583.353
60 bulan: Rp 2.126.608

Pinjaman Rp 150 juta

12 bulan: Rp 12.909.964
24 bulan: Rp 6.648.092
36 bulan: Rp 4.563.291
48 bulan: Rp 3.522.754
60 bulan: Rp 2.889.920

Pinjaman Rp 200 juta

12 bulan: Rp 17.213.286
24 bulan: Rp 8.864.122
36 bulan: Rp 6.084.387
48 bulan: Rp 4.697.006
60 bulan: Rp 3.866.560

Pinjaman Rp 350 juta

12 bulan: Rp 30.123.250
24 bulan: Rp 15.512.214
36 bulan: Rp 10.647.678
48 bulan: Rp 8.219.760
60 bulan: Rp 6.766.481

Pinjaman Rp 500 juta

12 bulan: Rp 43.033.215
24 bulan: Rp 22.160.305
36 bulan: Rp 15.210.969
48 bulan: Rp 11.742.515
60 bulan: Rp 9.666.401

Perlu dicatat, besaran cicilan KUR Mandiri 2026 ini bersifat simulasi dan dapat mengalami penyesuaian sesuai tenor serta kebijakan terbaru dari pihak bank.

Syarat KUR Mandiri 2026

Calon debitur perlu menyiapkan sejumlah dokumen berikut untuk mengajukan KUR Mandiri 2026:

e-KTP dan Kartu Keluarga
NIB (Nomor Induk Berusaha) atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
NPWP (wajib untuk pinjaman di atas Rp 50 juta)
Surat nikah atau cerai (jika ada)
Bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (untuk plafon di atas Rp 100 juta)
Khusus KUR PMI, pemohon juga diwajibkan melampirkan perjanjian kerja di luar negeri.

Cara mengajukan KUR Mandiri 2026

Pengajuan KUR Mandiri 2026 dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu:

Datang langsung ke kantor cabang atau unit mikro Bank Mandiri terdekat
Menghubungi Mandiri Call 14000 untuk memperoleh informasi awal
Program KUR Mandiri berlaku hingga akhir tahun 2026 atau sampai kuota nasional terpenuhi.

Itulah tabel KUR Mandiri 2026.

Dengan memahami cicilan KUR Mandiri 2026, pelaku UMKM dapat menghitung cicilan secara lebih presisi dan menyesuaikannya dengan kemampuan usaha.

Jika seluruh persyaratan telah dipenuhi, pengajuan sebaiknya dilakukan lebih awal agar tidak kehabisan kuota. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved