Imigrasi Makassar Implementasikan Sistem Deteksi Dini, Perkuat Pemeriksaan Keimigrasian
Imigrasi Makassar terapkan Sistem Deteksi Dini untuk perkuat pengawasan di Bandara Hasanuddin.
Ringkasan Berita:
- Imigrasi Makassar menerapkan Sistem Deteksi Dini untuk memperkuat pengawasan penumpang internasional.
- Sistem memungkinkan identifikasi penumpang berisiko lebih cepat dan akurat melalui kolaborasi bandara dan maskapai.
- Inovasi ini menegaskan komitmen Imigrasi menghadirkan pengawasan modern dan perlindungan optimal bagi WNI.
TRIBUN-TIMUR.COM — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar resmi menerapkan Sistem Deteksi Dini sebagai inovasi penguatan pemeriksaan keimigrasian di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Langkah ini menjadi respon terhadap meningkatnya mobilitas internasional dan kompleksitas perlintasan orang.
Melalui sistem tersebut, petugas dapat mengidentifikasi penumpang berisiko secara lebih cepat, akurat, dan terukur.
Mekanisme deteksi dini ini diperkuat kolaborasi bersama maskapai internasional dan stakeholder bandara, sehingga proses pemeriksaan tidak lagi sekadar administratif, tetapi bersifat proaktif dalam mencegah potensi pelanggaran keimigrasian.
Project Leader, R. Dedy Chairil Zain, menyampaikan bahwa penerapan sistem ini memberikan dua manfaat utama: meningkatkan efektivitas pengawasan serta memperkuat perlindungan WNI saat melakukan perjalanan internasional.
“Implementasi sistem deteksi dini bukan hanya meningkatkan efektivitas pengawasan, tetapi juga memperkuat perlindungan WNI dan menjaga citra pelayanan publik Imigrasi,” ujarnya.
Imigrasi Makassar menegaskan bahwa inovasi ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan layanan dan pengawasan modern, responsif, serta berintegritas sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara di pintu perlintasan internasional.(*)
| Imigrasi Makassar Gelar Operasi Wirawaspada 2026, 2 WNA Myanmar dan Pakistan Diamankan |
|
|---|
| Viral! Lompat ke Laut Pakai Motor Rental di Bali, WN Belgia Diamankan di Bandara Sultan Hasanuddin |
|
|---|
| 39 Ribu Penumpang Diprediksi Padati Bandara Hasanuddin saat Puncak Arus Balik |
|
|---|
| Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Dipadati Penumpang Surabaya-Kendari |
|
|---|
| Overstay di Makassar, WNA Asal Austria Dideportasi Imigrasi Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SISTEM-DETEKSI-DINI-IMIGRASI.jpg)