Setahun Pemerintahan Andi Ina
Pengamat Nilai Framing Pembangunan Barru Kian Kuat dan Terukur
Dialog Publik ini berlangsung di Kantor Tribun Timur, Jalan Cenderawasih Nomor 430, Makassar, Sulsel, Selasa (17/2/2026)
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Konsultan dan Peneliti, Muh Asratillah, menilai wacana pembangunan Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) di bawah kepemimpinan Bupati Andi Ina Kartika Sari dalam setahun terakhir menunjukkan penguatan.
Baik dari sisi narasi publik maupun indikator makro pembangunan.
Hal itu disampaikan Asratillah dalam Dialog Publik bertema “Barru dalam Nakhoda Perempuan: Setahun Kepemimpinan Andi Ina Kartika Sari”.
Dialog Publik ini berlangsung di Kantor Tribun Timur, Jalan Cenderawasih Nomor 430, Makassar, Sulsel, Selasa (17/2/2026).
Diskusi yang disiarkan secara langsung melalui YouTube Tribun Timur ini menghadirkan berbagai pembicara.
Seperti Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Akademisi/Pengamat Politik Pemerintahan Dr Andi Luhur Prianto, Aktivis Perempuan Emma Husain, Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Timur AS Kambie, serta Ekonom Dr Akmal Abdullah.
Dalam kesempatan itu, Asratillah, menilai pemberitaan media dan diskursus publik tentang progres pembangunan Barru cukup masif dibicarakan.
Ia melihat ada framing yang konsisten dibangun.
Yakni upaya sinkronisasi pembangunan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, serta konsolidasi internal birokrasi.
“Kalau misalnya kita searching di Google misalnya, sudah cukup lumayan volume berita yang berbicara tentang progres pembangunan di Kabupaten Barru,” kata Asratillah, yang hadir mengenakan baju batik.
Asratillah mencontohkan, pelantikan lebih dari seratus pejabat birokrasi beberapa waktu lalu sebagai bagian dari langkah konsolidasi tersebut.
Menurutnya, langkah itu dapat dibaca sebagai upaya memperkuat struktur pemerintahan guna mempercepat realisasi program pembangunan.
Selain itu, narasi tancap gas pembangunan yang kerap digaungkan, dinilai tidak sekadar slogan.
Asratillah menyebut sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif.
| Audi dan Ansar Ngaku Bayar Rp 60 Juta Demi Jadi Honorer Satpol PP Pemprov Sulsel |
|
|---|
| Semangat Musda Bukan Saling Serang, Golkar Sulsel Butuh Pemimpin Berpengalaman |
|
|---|
| Kemenangan Bersama dalam Penertiban yang Tertib |
|
|---|
| Tiket Pesawat Naik Lagi, Pengusaha Travel dan Industri Wisata Sulsel Cemas |
|
|---|
| Pertarungan Tanpa Akhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260217-Muh-Asratillah-diskusi-di-Tribun.jpg)