Pilpres 2024
Pengakuan Gibran Soal Kampanye Bareng Jokowi, Ogah Tanggapi Ketidaknetralan Presiden
Pasangan Prabowo Subianto itu juga enggan berkomentar soal tudingan ketidaknetralan Jokowi dalam Pilpres 2024.
TRIBUN-TIMUR.COM - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka mengaku belum ada rencana kampanye bareng Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pengakuan Gibran tersebut saat berkampanye di Bali pada Sabtu (27/1/2024).
Pasangan Prabowo Subianto itu juga enggan berkomentar soal tudingan ketidaknetralan Jokowi dalam Pilpres 2024.
"Enggak ada (rencana didampingi Presiden Jokowi)," ungkap Gibran, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut seorang kepala negara boleh memihak salah satu pasangan calon (paslon) dalam kontestasi Pilpres 2024.
Tak hanya itu, Jokowi juga berpandangan seorang presiden memiliki hak untuk ikut berkampanye.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat berada di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2024) di depan Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden (capres) nomor urut dua, Prabowo Subianto.
"Hak demokrasi, hak politik setiap orang. Setiap menteri sama saja."
"Presiden itu boleh loh kampanye. Presiden itu boleh loh memihak. Boleh."
"Tapi, yang paling penting waktu kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara. (Jadi) boleh (presiden kampanye)," ujar Jokowi kepada awak media, Rabu.
Pernyataan Jokowi tersebut lantas menjadi sorotan karana saat ini putranya, Gibran Rakabuming Raka, ikut dalam kontestasi Pilpres 2024.
Klarifikasi Jokowi
Presiden Jokowi menegaskan kembali bahwa Undang-undang Pemilihan Umum (Pemilu) tak melarang presiden dan wakil presiden ikut berkampanye.
Saat menjelaskan hal tersebut, Jokowi bahkan membawa kertas yang menjelaskan aturan tersebut, yakni UU No 7 Tahun 2017.
Maka dari itu, Jokowi menekankan, pernyataan yang disampaikan sebelumnya terkait presiden yang boleh memihak calon tertentu dan kampanye, sudah sesuai aturan yang berlaku.
| Mahfud MD: Saya Lebih Baik dari Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming |
|
|---|
| Cak Imin Nilai Wacana Pembentukan Presidential Club Positif |
|
|---|
| Alasan Surya Paloh Tinggalkan Anies Baswedan Usai Kalah di Pilpres, Kini Dukung Prabowo-Gibran |
|
|---|
| PBB Takut Yusril Ihza Mahendra tak Jadi Menteri? NasDem-PKB Dukung Prabowo |
|
|---|
| Prabowo-Gibran tidak Mundur Hingga Dilantik Jadi Presiden-Wapres |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pasangan-Prabowo-Subianto-itu-juga-enggan-berkomentar-soal-tudingan-ketidaknetralan.jpg)