Tribun Sulbar
Wagub dan Sekprov Sulbar Temui Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Ini yang Dibahas
Pemprov Sulbar yang dipimpin Wakil Gubernur Sulbar Hj Enny Angraeny Anwar menemui Menteri Pertanian (Mentan) H Syahrul Yasin Limpo, di Jakarta
Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Pemprov Sulbar yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulbar Hj Enny Angraeny Anwar, temui Menteri Pertanian (Mentan) H Syahrul Yasin Limpo, di Jakarta, Kamis (28/11/2019).
Wakil Gubernur Sulbar didampingi Sekertaris Provinsi Dr Muhammad Idris dan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Abdul Waris Bestari. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Kementerian Pertanian (Kementan) Jakarta.
Turut dihadiri dalam pertemuan itu sejumlah pejabat eselon I Kementan, seperti Dirjen Perkebunan, Dirjen Tanaman Pangan dan Holtikultura dan Dirjen Peternakan.
Wakil Gubernur Hj Enny Angraeny Anwar via whatsapp mengatakan, pertemuan dengan Mentan untuk meminta dorongan dan bantuan pengembangan pertanian di Sulbar.
"Pak Menteri sangat serius ingin membantu pengembangan pertanian di Sulbar, kami diberikan tambahan bibit jagung untuk 7.000 hektar Desember tahun ini,"kata Enny via whatsapp, Jumat (29/11/2019)
Ia mengatakan bantuan bibit pengembangan jagung itu akan disebar ke tiga kabupate. Yakni Majene, Mamuju dan Mamuju Tengah.
"Kita juga dibantu program Family Farming untuk kabupaten yang angka stuntingnya masih tinggi. Semua program ini Desember 2019,"ujarnya.
Sementara untuk tahun 2020 mendatang, kata dia, pihaknya meminta kepada Mentan untuk penambahan perluasan perkebunan kacao, kopi dan kelapa.
"Termasuk kita bahas status SMK Kakao Kalukku. Kita minta dikembalikan statusnya dan bisa jadi sekolah kejuruan unggulan nasional dengan bantuan dari Kementrian Pertanian,"katanya.
Enny mengatakan, Mentan sangat merespon baik pertemuan itu, bahkan dalam waktu dekat akan berkunjung ke Mamuju, Sulbar untuk melihat kesiapan lahan pertanian.
"Sekarang tergantung kita dari provinsi, makanya kita akan mengundang kadis-kadis pertanian dan perkebunan seluruh kabupaten untuk membahas ini jika sudah kembali ke daerah,"ucapnya.
Menteri kata Enny, juga menjanjikan penambahan luas replanting sawit. Sebelumnya Kementan juga memberikan bantuan ke Sulbar untuk replanting seluas 5000 hektar.
"Ini sudah berjalan di bulan November ini. Laporan kadis perkebunan sudah terlaksana 80 persen. Ke depan ini, semua tergantung kemampuan dan keseriusan kita, untuk bisa menyerap bantuan-bantuan yang akan diberikan pemerintah pusat,"tuturnya.(tribun-timur.com).
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur: