Polda Sulsel Periksa Dosen QDB Soal Laporan Chat Goyang Rektor UNM
Polda Sulsel mengagendakan memeriksa QDB dosen pelapor chat ayo goyang yuk Rektor UNM Karta Jayadi
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan dosen UNM, QDB (51) kini dalam penyelidikan Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel.
Terlapor dalam kasus itu adalah Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Karta Jayadi (60).
Hal itu ditegaskan Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Bayu Wicaksono, ditemui di kantornya, Selasa (26/8/2025)
"Untuk laporannya sudah kami terima kemarin di Subdit V Tipidsiber Direktorat Reserse Kriminal Khusus," kata Kompol Bayu.
Saat ini, penyelidik kata Bayu, telah mengagendakan pemeriksaan terhadap pelapor (QDB).
Rencananya lanjut Bayu, QDB akan dimintai keterangan di ruang penyidik Subdit Siber Polda Sulsel, Rabu besok.
"Kanit kami sudah komunikasi dengan pelapor dan sudah ditentukan jadwalnya ke sini," ujarnya.
Sementara untuk terlapor Prof Karta Jayadi, kata Bayu, masih menunggu jadwal pemeriksaan selanjutnya.
"(Terlapor) Belum, nanti (dipanggil). Semuanya pasti nanti kita lakukan pemeriksaan," jelasnya.
Laporan QDB itu, kata dia, telah dilengkapi bukti berupa tangkapan layar percakapan.
Oleh QDB, tangkapan layar percakapan itu, berisi pesan tak pantas oleh sang Rektor.
"Kemarin yang kami terima, terkait ITE. Bunyinya berkaitan UU ITE, jadi larinya ke kami. Dari laporannya, dilampirkan juga dengan beberapa bukti percakapan (WhatsApp)," jelasnya.
Meski demikian, Bayu belum bisa menyimpulkan apakah percakapan itu memang membuat unsur pornografi atau tidak.
"Belum (didalami), nanti kita lakukan ini dulu, pengambilan keterangan dari pihak pelapor, nanti kita dalami di situ," sebutnya.
Selain pemeriksaan pelapor dan terlapor, Bayu juga berencana akan menghadirkan ahli.
| Polisi Diminta Fokus Urus Geng Motor |
|
|---|
| Profil Agus Suryonugroho Jenderal Bintang Dua Jabat CEO Bhayangkara FC, Letting Kapolri di Akpol |
|
|---|
| Mengapa Polda Sulsel Larang Nonton PSM Makassar vs Bhayangkara FC di Stadion? Suporter: Kami Kecewa |
|
|---|
| Suporter Kecewa Tak Bisa Nonton PSM Makassar vs Bhayangkara FC di Stadion: Ini Kandang Kita! |
|
|---|
| Polda Sulsel Kerahkan 200 Personel, Ajak Warga Bayar Pajak Pengesahan via SIGNAL |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250826-Kompol-Bayu-Wicaksono-54.jpg)