Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Elon Musk dan America Party

Today, the America Party is formed to give you back your freedom.” — Elon Musk di X, 25 Juni 2025.

Editor: Sudirman
Ist
OPINI - Mattewakkan Sarjana Hubungan Internasional 

Oleh: Mattewakkan

Kandidat Doktor Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
 
TRIBUN-TIMUR.COM - “By a factor of 2 to 1, you want a new political party and you shall have it! When it comes to bankrupting our country with waste & graft, we live in a one-party system, not a democracy.

Today, the America Party is formed to give you back your freedom.” — Elon Musk di X, 25 Juni 2025.

Pernyataan Elon Musk ini langsung menggema di jagat maya, sehari setelah perayaan Independence Day Amerika Serikat.

Musk, salah satu tokoh bisnis berpengaruh di dunia, secara resmi mengumumkan pendirian partai politik baru bernama America Party.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam sejarah politik Amerika, terutama mengingat kekayaan Musk yang mencapai 406,5 miliar dolar AS menurut Forbes.

Sepanjang sejarah Amerika Serikat, para konglomerat besar cenderung berperan di balik layar politik.

Mereka lebih sering menjadi penyokong dana atau pelobi, bukan pelaku utama yang tampil di garis depan. Dana mereka mengalir ke berbagai partai dan kandidat yang dianggap sejalan dengan kepentingan bisnis mereka.

Nama-nama seperti Timothy Mellon (Pewaris keluarga Mellon), Miriam Adelson (pewaris kerajaan kasino Las Vegas Sands), Kenneth Griffin (CEO Citadel LLC), Reid Hoffman (Co-founder LinkedIn), dan Michael Bloomberg (Pendiri Bloomberg LP), lebih dikenal sebagai penyumbang tetap bagi partai-partai besar, bukan sebagai pendiri partai.

Namun, situasi berubah dengan langkah Elon Musk. Sebagai inovator dan kapitalis muda yang dikenal luas, Musk memutuskan mendirikan America Party—sebuah gebrakan yang langsung menarik perhatian publik dan pengamat politik.

Banyak yang bertanya-tanya, apakah partai ini hanya pengulangan pola lama, atau benar-benar menawarkan sesuatu yang baru?

Hanya waktu dan konsistensi langkah Musk yang akan membuktikan sejauh mana partai ini mampu membawa perubahan nyata di kancah politik Amerika.

Jika menilik rekam jejak Musk, ia dikenal sebagai sosok visioner yang kerap mengusung gagasan besar tentang masa depan manusia, teknologi, dan perubahan global.

Namun di sisi lain, Musk juga sangat pragmatis. Ia piawai membaca peluang, berkompromi, dan mengambil langkah cepat demi mencapai tujuan. Dalam banyak keputusan bisnisnya, idealisme dan pragmatisme berjalan beriringan.

Pertanyaannya, apakah America Party akan menonjolkan ideologi atau pragmatisme? Besar kemungkinan, partai ini akan membawa semangat perubahan yang kuat, menawarkan gagasan-gagasan baru yang berani dan berbeda dari partai mapan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved