Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kilas di Balik Drama Kecelakaan Setya Novanto Benjol 'Segede Bakpao'

mobil yang ditumpangi Setya Novanto, mantan Ketua DPR RI, menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. 

Editor: Muh Hasim Arfah
internet/twitter/kompastv
SETYA NOVANTO TERBARING- Mobil yang ditumpangi Setya Novanto, mantan Ketua DPR RI, menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, November 2017 lalu. Pada 16 Agustus 2025, menjelang HUT ke-80 RI, Setya Novanto resmi bebas bersyarat dari Lapas Sukamiskin, Bandung. 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA — Delapan tahun telah berlalu sejak insiden yang menghebohkan publik, mobil yang ditumpangi Setya Novanto, mantan Ketua DPR RI, menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan

Kejadian pada November 2017 itu bukan sekadar kecelakaan lalu lintas, melainkan bagian dari babak dramatis dalam perjalanan kasus korupsi e-KTP yang menyeret nama sang politikus.

Salah satu momen paling diingat publik adalah foto Setya Novanto dengan benjolan di kepala sebesar bakpao—yang kemudian menjadi simbol dari drama hukum yang penuh lika-liku.

Pada Selasa pagi (19/8/2025), Tribunnews menelusuri kembali lokasi kejadian.

Tiang listrik yang dulu ditabrak Novanto masih berdiri kokoh di sisi aliran sungai di Jalan Permata Berlian, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama. 

Kini, tiang itu dicat hitam-putih, meski warnanya mulai memudar dan ditutupi karat.

Baca juga: Setya Novanto Bebas Bersyarat, Hanya Dihukum 2/3 Masa Tahanan

Di bagian tiang, warga menuliskan kata “ojek” secara vertikal dengan cat putih, dan di atasnya tergantung spanduk iklan properti berwarna merah-putih.

Namun, memori tentang insiden itu tampaknya mulai memudar di kalangan warga sekitar.

Sejumlah petugas keamanan di rumah dan apartemen sekitar mengaku tak mengetahui langsung kejadian tersebut, sebagian besar karena baru mulai bekerja setelah tahun 2019. 

Bahkan, ada yang hanya mendengar cerita dari sekuriti senior yang sempat diperiksa polisi untuk berita acara pemeriksaan (BAP). “Saya enggak tahu. Saya mulai kerja di sini sekitar 2019,” ujar seorang sekuriti rumah pribadi di seberang tiang listrik.

Hal serupa diungkapkan oleh sekuriti kompleks dan apartemen Permata Hijau. Beberapa menyebut bahwa petugas lama yang dulu berjaga sudah tidak ada, bahkan ada yang telah meninggal dunia.

Di sisi lain, Paino, pedagang mie ayam yang sudah lama berjualan di dekat lokasi, masih mengingat insiden tersebut meski bukan saksi mata langsung. 

“Saya dagang pagi, kalau enggak salah kejadiannya sore,” katanya.

 

Dari Bakpao ke Bui

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved