Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Heboh! Warga Parepare Temukan Bunker Peninggalan Jepang saat Gali Bukit

Camat Soreang, Awaluddin mengatakan, warga menemukan bunker itu pada Rabu (6/8/2025) kemarin.

Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM / RACHMAT ARIADI
BUNKER JEPANG. Polisi saat mendatangi lokasi penemuan bunker Jepang Jalan H Andi Arsyad, Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Jumat (8/8/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -- Warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihebohkan penemuan lubang besar yang diduga bunker peninggalan Jepang.

Lokasi bunker di Jalan H Andi Arsyad, Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.

Lubang terbuka terlihat berada di bukit bekas galian warga.

Lubang itu dipenuhi akar-akar pohon serupa tirai.

Camat Soreang, Awaluddin mengatakan, warga menemukan bunker itu pada Rabu (6/8/2025) kemarin.

Warga sedang melakukan penggalian menggunakan ekskavator untuk proses pembangunan rumah.

Baca juga: Pemkot Parepare Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program Peningkatan Kapasitas SDM

"Memang ada penggalian untuk pembangunan rumah, waktu hari Rabu warga temukan bunker ini," katanya kepada Tribun-Timur.com, Jumat (8/8/2025).

Bunker tersebut memiliki panjang kurang lebih 10 meter.

Di dalam bunker itu memiliki ruang serupa kamar.

"Saya sempat masuk, panjangnya kurang lebih 10 meter kemudian seperti ada kamar di dalam," ungkapnya.

Peneliti independen Parepare, Joko menjelaskan bunker tersebut merupakan fasilitas tentara Jepang yang dibangun pada perang dunia ke dua.

Bunker itu dibangun di tahun 1942 untuk instalasi komunikasi tentara Jepang saat itu.

"Ini fasilitas Jepang di perang dunia ke dua, kira-kira dibangun 1942. Digunakan untuk pendukung instalasi komunikasi sekaligus penempatan bunker observasi untuk mengantisipasi adanya serangan dari arah laut," jelasnya.

Wakapolres Parepare, Kompol Saharuddin mengatakan, pihaknya sudah meminta Polsek setempat melakukan pemantauan di area penemuan bunker.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Parepare untuk melakukan identifikasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved