Sosok Sugiono Eks Kopassus Geser Ahmad Muzani dari Sekjen Gerindra, Karier Cemerlang
Keputusan ditandatangani Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
TRIBUN-TIMUR.COM - Sosok Sugiono Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra.
Partai Gerindra menunjuk Sugiono menggantikan Ahmad Muzani.
Keputusan ditandatangani Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Seremoni di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, hari ini.
Ahmad Muzani menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pembina sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra.
Sugiono resmi mengisi posisi Sekjen DPP Gerindra.
Sugiono politisi berlatar prajurit Kopassus.
Pangkat terakhirnya di TNI AD Lettu.
"Ketua Umum/Ketua Dewan Pembina mempercayakan saya untuk menduduki jabatan Sekretaris Dewan Pembina sekaligus Ketua Dewan Kehormatan," tulis Muzani dalam akun Instragram-nya @ahmadmuzani2, seperti dilihat Tribunnews.com, Jumat (1/8/2025).
Sosok Ahmad Muzani
Ahmad Muzani merupakan pria kelahiran Tegal pada 15 Juli 1968.
Ia merupakan seorang pengusaha, politikus Partai Gerindra, dan anggota DPR dan kini menjabat sebagai Ketua MPR RI.
Sejak remaja Muzani memang terkenal aktif dalam berbagai organisasi di Tegal.
Bahkan, dia juga tercatat pernah memimpin Pelajar Islam Indonesia (PII), lalu melanjutkan pendidikan jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta.
Kemudian, dari ilmu yang didapatnya, Muzani terjun menjadi wartawan majalah Amanah dan penyiar radio Ramako.
| Sosok Putra Sulsel Masuk Formatur PB IPSI 2026–2030 Dampingi Sugiono |
|
|---|
| IPSI Gelar Munas XVI 2026 Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade |
|
|---|
| Partai Gerindra Memilih Rayakan HUT ke-18 Secara Sederhana |
|
|---|
| PM Australia Anthony Albanese Tiba di Indonesia, 2 Bulan Pasca Kunjungan Presiden Prabowo |
|
|---|
| Selamat! Serambi Indonesia Raih Penghargaan Media Cetak Lokal Terbaik dari Kemenlu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sugiono-mengungkapkan-evakuasi-warga-negara-Indonesia.jpg)