Resensi Buku
2 Lagi Buku Prof Hasbi Marissangan Terbit: Kawal Profesionalisme dan Keselamatan Kerja di Indonesia
Kedua buku itu, Metode Praktik Pekerjaan Sosial serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3): Panduan Praktis untuk Dunia Kerja di Indonesia.
TRIBUN-TIMUR.COM – Dunia akademik Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menorehkan kontribusi penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik sosial di Indonesia.
Juli 2025, dua buku terbaru karya Prof Hasbi Marissangan MSi PhD, Guru Besar Sosiologi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas, terbit dan siap memperkaya khazanah literatur nasional.
Kedua buku itu, Metode Praktik Pekerjaan Sosial serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3): Panduan Praktis untuk Dunia Kerja di Indonesia
Tantangan Profesi Sosial
Buku Metode Praktik Pekerjaan Sosial referensi komprehensif dalam mendampingi proses pendidikan dan penguatan kapasitas para calon dan praktisi pekerja sosial.
Baca juga: Prof Hasbi Marissangan Terbitkan Lagi Buku Sosiologi Kesehatan, Dua Bulan Lalu tentang Lansia Sehat
Baca juga: Prof Hasbi Marissangan Hattrick Terbitkan Buku 3 Bulan Berturut-turut, 2 Sekaligus di Desember 2024
Baca juga: Prof Hasbi Marissangan Terbitkan Lagi Buku Sosiologi Kesehatan, Dua Bulan Lalu tentang Lansia Sehat
Dalam buku ini, Prof Hasbi Marissangan menyajikan pendekatan metodologis yang praktis, kontekstual, dan berbasis nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi ruh dalam profesi pekerjaan sosial.
“Buku ini sangat relevan untuk digunakan mahasiswa program studi Ilmu Kesejahteraan Sosial atau Pekerjaan Sosial, praktisi sosial di lapangan, pengambil kebijakan di bidang pembangunan sosial, serta masyarakat umum yang tertarik memahami dinamika kerja sosial profesional,” jelas Prof Hasbi Marrisangan Msi PhD, Selasa (29/7/2025) siang.
Pekerjaan sosial di Indonesia tengah menghadapi tantangan kompleks. Urbanisasi, kemiskinan struktural, hingga meningkatnya kerentanan sosial akibat krisis iklim dan digitalisasi.
Kehadiran buku Metode Praktik Pekerjaan Sosial menjadi sumber inspirasi sekaligus panduan teknis untuk merespons masalah sosial dengan pendekatan yang ilmiah dan empatik.
“Buku ini juga diharapkan dapat memperkuat SDM kesejahteraan sosial Indonesia, mendorong profesionalisme, dan meningkatkan sensitivitas sosial generasi muda dalam menghadapi dinamika masyarakat yang semakin kompleks,” kata Prof Hasbi Marrisangan.
Keselamatan Kerja
Buku kedua, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Buku ini berkontribusi penting dalam bidang ketenagakerjaan, terutama dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Dalam buku ini, Prof Hasbi Marissangan memadukan teori dan praktik dengan pendekatan sosiologis yang humanis.
Buku Keselamatan dan Kesehatan Kerja membahas isu penting dan sensitif dalam dunia kerja.
Prinsip dasar K3, regulasi nasional dan internasional, strategi implementasi K3 di berbagai sektor kerja, studi kasus nyata dari pengalaman di lapangan, serta integrasi antara aspek teknis dan sosial budaya dalam membangun budaya keselamatan.
Buku Keselamatan dan Kesehatan Kerja penting, mengingat berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, sepanjang 2024 tercatat lebih dari 200.000 kasus kecelakaan kerja di Indonesia, dengan sebagian besar terjadi karena rendahnya kesadaran akan keselamatan dan minimnya pelatihan K3 di tempat kerja.
Buku itu penting bagi mahasiswa dan dosen di bidang sosiologi kerja, K3, dan ketenagakerjaan.
| Resensi Buku: Menulis Sehelai Sutra dari Makkah Ashar Tamanggong |
|
|---|
| Buku ke-4 Prof Hasbi Marissangan ini Penting Bagi Pekerja Sosial Profesional dan Mahasiswa |
|
|---|
| Prof Hasbi Marissangan Hattrick Terbitkan Buku 3 Bulan Berturut-turut, 2 Sekaligus di Desember 2024 |
|
|---|
| Prof Hasbi Marissangan Terbitkan Lagi Buku Sosiologi Kesehatan, Dua Bulan Lalu tentang Lansia Sehat |
|
|---|
| Elang Gadisha, Fotografer Lepas Hingga Gunung Bawakaraeng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Buku-Prof-Hasbi_Jui-2025.jpg)