Plt Lurah Tolo’ Utara Jeneponto Bantah Copot 6 Kepala Lingkungan, Tapi Warga Pasang Umbul-umbul
Plt Lurah Tolo' Utara bantah pemecatan kepala lingkungan. Warga bingung, belum ada SK, tapi pengganti sudah pasang umbul-umbul.
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO – Isu pemberhentian enam kepala lingkungan di Kelurahan Tolo’ Utara, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mendapat tanggapan Pelaksana Tugas (Plt) Lurah, H Alimuddin.
Alimuddin membantah kabar pemecatan tersebut.
"Wa'alaikumussalam, itu tidak benar," ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada Tribun-Timur.com, Senin (28/7/2025) dini hari.
Ia menegaskan, statusnya sebagai Plt belum memberinya hak penuh untuk melakukan pergantian, baik perangkat kelurahan maupun kepala lingkungan.
"Saya belum ada kewenangan untuk memecat ini kepala lingkungan karena saya masih Plt, itu berita tidak benar. Tolong diperbaiki karena saya juga bisa tentu (kena) pencemaran nama baik," katanya.
Sejumlah kepala lingkungan mengaku terancam diberhentikan tanpa pemberitahuan resmi.
Salah satu paling vokal adalah Kepala Lingkungan Tompobalang, A Iskandar Rifai.
“Saya bingung kenapa tidak ada pemberitahuan sama sekali, mestinya panggil baik-baik, panggil tokoh masyarakat, pak imam,” ujar Iskandar saat ditemui di rumah warga, Sabtu (26/7/2025).
Kabar pencopotan ini juga sudah beredar di masyarakat.
Kepala Lingkungan Parang Labbua, Maceng Dg Kamma disebut telah resmi diganti.
Pengumuman disampaikan langsung di masjid setempat.
“Kalau saya belum ada pengumuman di masjid, cuma pak (Plt) Lurah yang langsung telepon saya dan saya ditanya apakah anda belum tahu ada penggantian Kepala Lingkungan?” katanya menirukan ucapan Plt Lurah.
Iskandar mengaku bingung dan tidak mengetahui alasan Alimuddin hendak memberhentikannya.
Termasuk lima rekannya.
Padahal, ia sudah menjabat sejak 2008 dan tak pernah berbuat kesalahan.
| Tinta Emas Kejati Sulsel di Kasus Nanas, Rakyat Menanti Keadilan yang Tuntas |
|
|---|
| Janda hingga Anak Putus Sekolah Diberdayakan di Kedai Panrita |
|
|---|
| Merasa Diperlakukan Tidak Adil Jaksa, Perempuan Asal Jeneponto Minta Tolong Presiden Prabowo |
|
|---|
| Apdesi Merah Putih Sulsel dan Dinas PMD Jeneponto Kolaborasi, Fokus Majukan Desa |
|
|---|
| Bantah Tudingan Anak Bupati Jeneponto Aniaya Perempuan, Kuasa Hukum MRP: Klien Kami Diserang Duluan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-lingkungan-Tompobalang-A-Iskandar-Rifai.jpg)