Camat Elsye Hartuti Jebolan IPDN Lolos dari Status Tersangka Meski Terjaring OTT, Ada Bukti Setoran
Elsye Hartutui Camat Pagar Gunung, kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat
Mendagri Tito Bereaksi
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menanggapi hebohnya berita salah satu camat di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) terjaring OTT.
Ialah Elsye Hartutui Camat Pagar Gunung terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat, Kamis (24/7/2025).
Camat Elsyre Hartuti terjaring OTT bersama 20 kepala desa.
Mendagri Tito Karnavian langsung menelepon Bupati Lahat Bursah Zarnubi.
Mendagri Tito memberikan peringatan keras.
Bupati Lahat, Bursah Zarnubi mengatakan, ia secara langsung ditelepon Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian, menyampaikan peringatan keras agar tidak ada lagi praktik-praktik yang mencoreng nama baik pemerintahan daerah, khususnya di tingkat desa dan kecamatan.
“Jangan ada lagi praktik seperti itu. Bila perlu, kalau ada aparat hukum atau siapa pun yang meminta-minta, langsung laporkan,” pesan Mendagri Tito ke Bupati Bursah Zarnubi lewat telepon dikutip dari TribunSumsel.com
Dilanjutkan Bursah, selain atas nama Bupati Lahat dirinya dikontak langsung oleh Mendagri dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia).
Ia menegaskan tidak ada istilah permintaan atas nama bupati, pejabat, atau siapa pun.
“Saya dikirim ke seluruh kabupaten juga karena sebagai Ketua APKASI. Saya tegaskan jangan ada lagi kejadian seperti ini, Ini peringatan keras Tidak ada istilah atas permintaan bupati atau siapa pun. Kalau ada yang meminta-minta, jangan dilayani,” tegas Bursah, Minggu (27/7/2025).
Kronologi OTT
Kejadian ini bermula dari adanya undangan pertemuan untuk membahas anggaran kegiatan sosial di Kantor Camat Pagar Gunung pada Kamis (24/7/2025) sore.
Sebanyak 20 Kades di Kecamatan Pagar Gunung hadir dalam pertemuan itu dengan membawa uang masing-masing Rp7 juta.
| Peran Dwi Yoga Ambal Terungkap, Alumnus IPDN jadi Operator Suap hingga Ditahan Bersama Bupati |
|
|---|
| Sepekan Tangkapan KPK: Sepak Terjang dan Harta Pejabat - Eks Menteri, Bupati Paling Tajir |
|
|---|
| Profil Andi Fadhil Alfahrezi Baru 23 Tahun Sudah Duduki Jabatan Strategis di Wajo, Lulusan IPDN |
|
|---|
| Empat Kali Gagal Masuk IPDN, Ini Profil Gemilang Pagessa Ketua DPRD Maros |
|
|---|
| Kursi 3 Kadis di Luwu Masih Diisi Plt, Akademisi IPDN Ingatkan Konsolidasi Organisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Elsye-Hartuti-terjaring-Operasi-Tangkap-Tangan.jpg)