Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kadin Sulsel Yakin 80 Ribu Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Daerah

Andi Iwan menilai koperasi merah putih bisa menjadi instrumen strategis mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Sekretariat Presiden
KOPERASI MERAH PUTIH - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Andi Iwan Darmawan Aras di Istana Negara 19 April 2025 lalu. Kadin Sulsel mengapresiasi peluncuran koperasi merah putih. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan menyambut positif peluncuran Koperasi Merah Putih.

Sebanyak 80 ribu koperasi merah putih diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.

Seremonial peresmian digelar di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

Kini 80 ribu koperasi yang tersebar se-Indonesia resmi beroperasi mulai Senin kemarin.

Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras menilai koperasi ini bisa menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkuat basis ekonomi lokal di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan.

"Koperasi Merah Putih adalah solusi konkret untuk memperkuat sektor riil dan memberi akses seluas-luasnya kepada rakyat kecil untuk tumbuh bersama," ujar Andi Iwan, Selasa (22/7/2025).

Ia menilai, koperasi tersebut akan menjadi wadah penting bagi petani, nelayan, pedagang kecil, dan pelaku UMKM untuk mendapatkan pembiayaan murah, akses pasar, hingga pelatihan kewirausahaan.

Hal ini akan mendorong pemerataan ekonomi dan mengurangi ketimpangan antarwilayah.

“Kalau koperasi ini dikelola secara profesional dan modern, maka akan menjadi motor ekonomi daerah yang luar biasa. Apalagi Sulawesi Selatan punya potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan UMKM,” tambahnya.

Menurut Andi Iwan, melalui koperasi berbasis gotong royong ini, hasil produksi petani dan nelayan bisa dijual lebih layak, tanpa harus bergantung pada tengkulak.

Baca juga: 3.059 Koperasi Desa Merah Putih di Sulsel Segera Diresmikan, Takalar Jadi Lokasi Peluncuran

Koperasi juga diyakini mampu menekan biaya logistik serta menstabilkan harga kebutuhan pokok di masyarakat.

Di sisi lain, ia menilai ada potensi koperasi sebagai pusat pengembangan tenaga kerja terampil.

Melalui pelatihan dan literasi keuangan, koperasi dapat mencetak pelaku usaha yang melek teknologi dan mampu menembus pasar digital.

Baca juga: Kadin Ungkap Plus Minus Tarif Impor 19 Persen AS untuk Ekonomi Indonesia

“Koperasi Merah Putih adalah momentum penting untuk membangun kemandirian ekonomi nasional dari bawah. Ini sejalan dengan semangat Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan rakyat sebagai pelaku utama ekonomi,” tegasnya.

Kadin Sulsel siap bersinergi dengan pemerintah dalam mengawal implementasi koperasi ini agar benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat di lapangan.

“Bapak Prabowo memberi arah yang jelas kedaulatan pangan, energi, dan industri harus dibangun dari akar rumput. Koperasi adalah jalannya,” kata Andi Iwan.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved