Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Akpol 1996

Kenalkan Brigjen Arief Adiharsa Akpol 1996 Nominasi Hoegeng Awards 2025

Brigjen Pol Arief Adiharsa alumnus Akpol 1996 masuk jajaran nominator Hoegeng Awards 2025

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Humas Polri
AKPOL 1996 - Brigjen Pol Arief Adiharsa. Alumnus Akpol 1996 itu masuk nominasi Hoegeng Award 2025. 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Nama Brigjen Pol Arief Adiharsa mencuri perhatian publik saat masuk dalam jajaran nominator Hoegeng Awards 2025.

Pencapaiannya terasa istimewa, sebab ia sudah menyandang pangkat jenderal bintang satu ketika diumumkan sebagai kandidat dalam kategori Polisi Berintegritas.

Dalam daftar finalis, Arief bersanding dengan dua perwira menengah lainnya.

Kombes Seminar Sebayang, Kepala SPN Polda Sulteng, dan Kompol Reny Arafah, mahasiswi S2 di PTIK Lemdiklat Polri.

Ketiganya dinilai sebagai teladan dalam menjunjung etika, kejujuran, dan profesionalisme di tubuh Kepolisian RI.

Menariknya, saat pertama kali diusulkan sebagai nominator, Arief masih berpangkat Komisaris Besar (Kombes).

Saat itu Arief menjabat sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Wadirtipidkor) Bareskrim Polri.

Ia dikenal luas sebagai penyidik yang bersih dan tidak terlibat dalam praktik-praktik pengaruh dalam penanganan perkara.

Tak hanya dikenal berintegritas, Arief juga dikenal dengan gaya hidup yang sederhana, jauh dari kesan glamor meski menangani perkara-perkara besar.

Pengakuan ini semakin relevan setelah ia dilantik menjadi Wakil Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Waka Kortastipidkor) Polri.

Korps ini sendiri merupakan unit baru di tubuh Polri, dibentuk lewat Peraturan Presiden Nomor 122 Tahun 2024, sebagai upaya memperkuat sistem pemberantasan korupsi.

Kortastipidkor berada langsung di bawah koordinasi Kapolri dan memiliki fungsi strategis dalam mengawal penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi.

Baca juga: Sosok 3 Alumni Akpol 1996 Kapolda Termuda Indonesia

Brigjen Cahyono Wibowo, yang sebelumnya menjabat Dirtipidkor Bareskrim, kini menjadi Kepala Kortastipidkor.

Sementara Arief ditunjuk sebagai wakilnya.

Keduanya juga tercatat pernah menjalankan tugas sebagai penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebuah pengalaman yang memperkuat rekam jejak mereka di bidang antikorupsi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved