Kisah Vivi dan Ketimpangan Gender di Balik Konflik Warisan Keluarga Tionghoa
Hermin Salon & Spa yang dulunya menjadi milik Vivi AM Haryono kini dikuasai adiknya hanya karena persoalan budaya yang dibenarkan.
Penulis: Sanovra Jr | Editor: Alfian
TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Vivi AM Haryono, pemilik Hermin Salon & Spa dan Nasi Tempong Hasanuddin, mengungkapkan kekecewaannya atas konflik keluarga yang melibatkan pembagian warisan dan pengabaian kontribusinya dalam membangun bisnis keluarga.
Sebagai anak sulung, Vivi merasa jerih payahnya selama puluhan tahun diabaikan, sementara adik laki-lakinya, JH, justru mendapat porsi lebih besar dalam kepemilikan aset.
"Saya yang Kerja Keras, Tapi Adik Saya yang Kuasai Aset," ucap Vivi saat jumpa pers di kediamannya di Jl Sultan Hasanuddin, Kamis (10/7/2025).
Vivi mengisahkan, ia bersama almarhumah ibunya bertahun-tahun membesarkan Hermin Salon.
Namun, setelah sang ibu wafat, JH yang menurut Vivi tak pernah turun tangan langsung justru mendominasi kepemilikan.
"Saya yang bekerja keras, tetapi adik saya dan istrinya yang menguasai," ujarnya dengan nada getir.
Ketimpangan ini, menurutnya, berakar dari pola asuh yang mengistimewakan anak laki-laki.
Dalam budaya Tionghoa yang dianut keluarganya, anak laki-laki dianggap sebagai penerus utama marga.
"Sejak kecil, adik selalu didahulukan. Katanya karena dia laki-laki," tutur Vivi.
Aset Hasil Keringatnya Dikuasai JH
Vivi menegaskan, sebagian besar aset keluarga termasuk ruko di Hasanuddin dan rumah di Jalan Macan dibeli dari hasil bisnis salonnya.
Namun, kini semuanya dikuasai JH, bahkan tabungan almarhumah ibunya dari omzet salon.
"Jika tidak ingin mengembalikannya pada saya, kembalikanlah kepada Tuhan. Jangan bermegah di atas keringat orang lain. Siri’ na pacce!," tegas Vivi, merujuk filosofi Bugis-Makassar tentang harga diri dan keadilan.
Harapan Terakhir: Keadilan dan Intropeksi Keluarga
Vivi berharap kisahnya menjadi pelajaran bagi keluarga lain agar tidak mengulangi ketimpangan pola asuh berbasis gender.
| 1.200 Personel Gabungan Siaga Aksi May Day 2026 di Makassar |
|
|---|
| 2 Peneliti UMI Lolos Bestari Saintek, Prof Hambali: Riset Terbaik Harus Berdampak ke Masyarakat |
|
|---|
| Asmo Sulsel Rayakan Anniversary ke-8 HPCI Makassar Lewat Aksi Sosial dan Edukasi Safety Riding |
|
|---|
| Lepas 331 Calon Haji Makassar, Munafri Arifuddin: Saling Jaga Selama Berhaji |
|
|---|
| PSM Makassar Tanpa Suporter Jamu Bhayangkara FC, Sekjen Red Gank: Sangat Merugikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Vivi-AM-Haryono.jpg)