Penjual Layangan di Jl Batua Raya Makassar Raup Untung Rp200 Ribu Sehari
Ia mengatakan bahwa harga layangan yang dijualnya bervariasi, tergantung pada ukuran dan bahan yang digunakan.
Penulis: Muhammad Nur Alqadri Sirajuddin | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Keseruan anak-anak bermain layangan di sekitar kanal Jl. Batua Raya turut membawa berkah bagi para penjual layangan.
Salah satunya adalah Adam, yang sudah berjualan layangan sejak awal Juni 2025.
Ia mengatakan bahwa harga layangan yang dijualnya bervariasi, tergantung pada ukuran dan bahan yang digunakan.
"Tergantung besar kecilnya. Kalau yang plastik itu harganya lima ribu dua," ucap Adam saat ditemui Tribun-Timur.com, Minggu (29/6/2025) sore.
Dalam sehari, Adam mengaku bisa menjual hingga 200 layangan.
"Untungnya itu satu layang-layang seribu, jadi biasa laku sampai 200 layang-layang sehari," ungkapnya.
"Ini dibeli juga, bukan saya yang buat," sambungnya.
Adam juga menambahkan bahwa anak-anak disana, biasanya mulai ramai bermain layangan di kawasan kanal setelah waktu salat Asar.
"Jadi sudah ramai kalau sudah salat Asar di sini," ujarnya.
Sebelumnya, warga sekitar kanal, Erna (46), mengaku senang melihat aktivitas anak-anak yang bermain layangan setiap sore.
"Iya seru, jadi hiburan untuk warga di sini," ucap Erna.
Ia menyebutkan bahwa keramaian tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi warga.
"Jadi warga yang biasanya tidak berjualan, akhirnya berjualan juga," ujarnya.
Erna menambahkan bahwa aktivitas anak-anak bermain layangan di kawasan itu telah berlangsung hampir satu bulan.
"Sudah hampir satu bulan ramai di sini," pungkasnya.(*)
| UNM Peringkat 1 Proposal Terbanyak Lolos Pendanaan BIMA 2026 Kategori LPTK |
|
|---|
| Indahnya Toleransi, 4 Mahasiswi Non Muslim Wisuda di UMI Makassar |
|
|---|
| Pengamat Transportasi Nilai Sulsel Butuh Radial Road |
|
|---|
| Lawan Borneo FC, Ahmad Amiruddin Tekankan ke Pemain Tunjukkan Identitas PSM Makassar |
|
|---|
| Aktivis Desak Polda Sulsel Tuntaskan Dugaan Korupsi DAK Parepare Rp6,3 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Penjual-layangan-Adam-saat-ditemui-di-sekitar-kanal-jembatan-JlBatua-Raya-14.jpg)