Satu Suspek Covid-19 di Makassar, Dinkes Ingatkan Cuci Tangan dan Pakai Masker
Bila demam, batuk, pilek, atau kehilangan penciuman maka diminta segera istirahat dan periksa ke fasilitas Kesehatan.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas Kesehatan.
"Gejalanya influenza berat. Jadi sudah beberapa hari sakit. Dokter lihat influenza berat jadi dilakukan pemeriksaan," katanya.
Terkini, kondisi pasien tersebut sudah membaik. Bahkan disebut Yusri sudah kembali beraktifitas normal.
Dalam edaran Kemenkes, jika terjadi peningkatan kasus potensial KLB, diminta segera melapor dalam waktu kurang dari 24 jam ke dalam laporan Surveilans Berbasis Kejadian/Event Based Surveillance (EBS) di aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).
Kasus Covid-19 dilaporkan kembali merebak di wilayah Asia.
Negara seperti Thailand, Hongkong, Malaysia maupun Singapura mencatat peningkatan kasus di minggu ke-12 tahun 2025 ini.
Adapun varian Covid-19 yang menyebar XEC dan JN.1 di Thailand, LF.7 dan NB.1.8 (turunan JN.1) di Singapura, JN.1 di Hongkong, dan XEC (turunan JN.1) di Malaysia.
Meski demikian transmisi penularannya masih relatif rendah, dan angka kematiannya juga rendah.(*)
| Sufirman Haji Conggeng, Ketua RW yang Satukan Kebijakan dan Jaga Kerukunan Warga Puri Mutiara |
|
|---|
| Pengendara Ngamuk ke Pendemo di Batas Kota Makassar-Gowa |
|
|---|
| Nabung Rp200 Ribu dari Panjat Lontar, Emmaria Kini Naik Haji |
|
|---|
| Kemenhaj Sulsel Imbau Jemaah Haji Batasi Aktivitas di Tengah Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| Warisan Ibadah, Remaja 13 Tahun Asal Soppeng Lanjutkan Perjalanan Haji Sang Ibu ke Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/IMBAUAN-DINKES-Ilustrasi-Pejabat-Pemprov-Sulsel-Andi-Arwin-Azis-saat-cuci-tangan.jpg)