Legislator Makassar: Program Sampah Gratis, Bukti Keberpihakan Pemkot pada Warga Miskin
DPRD Kota Makassar, menyambut positif program tersebut dan menilai kebijakan ini sebagai langkah konkret yang menunjukkan keberpihakan pemerintah
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham, tengah mempersiapkan program pembebasan iuran sampah bagi warga miskin.
Program ini mendapat dukungan dari legislatif.
DPRD Kota Makassar, menyambut positif program tersebut dan menilai kebijakan ini sebagai langkah konkret yang menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil.
Legislator DPRD Kota Makassar Muchlis Misbah memberi penilaian positif terhadap program ini.
Menurutnya, inisiatif ini bukan sekadar janji politik, melainkan terobosan nyata yang belum pernah diwacanakan di pemerintahan sebelumnya.
Keseriusan Pemkot dalam merancang dasar hukum program ini adalah bukti bahwa kepentingan rakyat menjadi prioritas utama.
Muchlis Misbah menyebut, program ini sebagai langkah progresif yang menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat kecil.
Selama ini belum ada program seperti ini. Bahkan di masa pemerintahan sebelumnya, tidak pernah terdengar wacana penggratisan retribusi sampah. Ini langkah maju yang harus kita dorong bersama," ucap Muchlis Misbah, Kamis (12/6/2025).
Legislator Hanura Makassar ini juga menepis anggapan miring yang menyebut program ini hanya janji politik.
Muchlis menilai kebijakan ini adil dan tepat sasaran, karena tidak menyamaratakan seluruh golongan masyarakat.
"Kalau ada yang bilang ini hanya janji manis atau akal-akalan, itu keliru. Faktanya, Pemkot serius menyusun Perwali agar program ini segera berjalan," tegasnya.
"Tidak masuk akal kalau toko, rumah makan, dan pelaku usaha juga digratiskan. Fokusnya adalah pada warga yang benar-benar membutuhkan. Ini kebijakan bijaksana," sambungnya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar Perwali segera disahkan dan implementasi program dapat berjalan efektif di lapangan.
Ia menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam realisasi program demi meringankan beban ekonomi masyarakat kecil, tanpa mengurangi kualitas layanan pengelolaan sampah.
"Sekarang Perwalinya sedang berproses oleh Pemkot. Harapan kita, setelah resmi diterbitkan, program ini langsung bisa dinikmati warga yang berhak," pungkas Muchlis.
Bentrok Kelompok Mahasiswa di Kampus II UIN Alauddin, Satu Orang Ditikam |
![]() |
---|
3 Jam Puluhan Truk Kontainer dan Tangki Terjebak Akibat Demo depan UNM, Tak Ada Polisi |
![]() |
---|
Dukcapil: 2.062 Warga Baru Makassar, 2.380 Penduduk Pindah Keluar Agustus 2025 |
![]() |
---|
Lebih dari ATM, Digital Lounge CIMB Niaga Hadirkan Experience Baru di TSM Makassar |
![]() |
---|
Penjelasan BKD Sulsel Soal Mutasi 800 Nakes, Ada Ditugaskan di RS Regional Lamappapenning Bone |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.