DPRD Soroti Banjir di Pesisir Danau Tempe, Ini Respon Bupati Wajo
Menurutnya, saran dan masukan yang disampaikan sebagai wujud nyata guna pembangunan daerah ke depan.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Bupati Wajo, Andi Rosman bersama wakilnya, dr Baso Rahmanuddin hadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Wajo, Rabu (11/6/2025).
Rapat tersebut dalam rangka menjawab pandangan fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Jawaban Pemerintah Kabupaten Wajo pun dibacakan Wakil Bupati, dr Baso Rahmanuddin
Menurutnya, saran dan masukan yang disampaikan sebagai wujud nyata guna pembangunan daerah ke depan.
“Kami menerima seluruh pemandangan umum tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kesempurnaan dokumen RPJMD ini,” ujar dr Baso Rahmanuddin.
Kemudian, pihaknya menanggapi kritik dari Fraksi NasDem mengenai ketiadaan bab dalam Ranperda.
Ia menjelaskan bahwa struktur tersebut telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 serta telah melewati tahapan harmonisasi di Kanwil Kemenkumham pada 28 Mei 2025.
Lalu, saran konstruktif dari Fraksi Demokrat, PKB, Golkar, dan PPP Bergelora juga menjadi catatan penting dan bakal dijadikan bahan dalam penyempurnaan dokumen.
Adapun tanggapan terhadap Fraksi PAN mengenai nomenklatur program, dijelaskan bahwa RPJMD telah merujuk pada Kepmendagri terbaru tahun 2024.
Sementara itu, Fraksi Gerindra yang menyoroti langkah konkret mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Pemerintah berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan SDA, memberdayakan UMKM, dan membangun infrastruktur sektor hijau dan biru," paparnya.
"Terkait pelayanan publik dan kesehatan, kami menyampaikan langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan dan mengejar kembali capaian Universal Health Coverage (UHC) melalui pendanaan BPJS bagi penerima bantuan iuran," tambahnya.
Isu banjir di wilayah pesisir Danau Tempe juga menjadi sorotan.
"Berdasarkan kajian teknis, keberadaan Bendung Gerak Tempe tidak memberikan dampak signifikan terhadap kenaikan muka air banjir, dengan selisih hanya sekitar 1–2 cm antara kondisi sebelum dan sesudah pembangunan bendung," paparnya
Di akhir pidatonya, dr Baso menyampaikan harapan agar semangat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif terus terjaga demi terwujudnya pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Dengan diskusi, solusi didapat,” pungkas dr Baso sambil menutup sambutan dengan pantun, disambut tepuk tangan para hadirin.(*)
| Ruas Jalan Impa-impa - Anabanua Rampung Jelang HUT Wajo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Daerah |
|
|---|
| 1.941 JCH Wajo Berangkat Melalui 7 Kloter Embarkasi Makassar, Kloter Pertama 22 April |
|
|---|
| Infrastruktur Minim, Petani Bone Bertaruh Nyawa Angkut Hasil Panen |
|
|---|
| Efek Imbauan Andi Rosman, Pejabat Wajo Kompak Naik Motor ke Kantor |
|
|---|
| Venue Belum Siap dan Anggaran Terbatas, KONI Wajo Optimistis Tetap Jadi Tuan Rumah Porprov Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bupati-Wajo-Andi-Rosman-bersama-wakilnya-dr-Baso-Rahmanuddin-saat-hadiri-rapat.jpg)