Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2025

Kloter 16 Luwu Tiba di Makkah, Tim Medis Fokus Tangani Lansia

Jemaah haji Luwu tiba di Makkah. Sejumlah lansia mulai kelelahan. Tim medis siaga di Pos Kesehatan Satelit lantai mezzanine hotel.

Media Centre Haji Indonesia
KURSI RODA – Jemaah haji lansia memakai jasa pendorong kursi roda di Terminal Syib Amir, Makkah. Untuk umrah wajib, pemerintah RI menggratiskan layanan kursi roda senilai 250 Riyal kepada jemaah lansia dan disabilitas. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Jemaah haji asal Kabupaten Luwu yang tergabung dalam Kloter 16 Embarkasi Makassar telah tiba di Kota Makkah, Arab Saudi, pada Selasa (20/5/2025) sekitar pukul 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Setelah tiba, seluruh jemaah langsung menuju Hotel Jawharat Al Talayie di wilayah Syisyah, Sektor 3, dan beristirahat di kamar masing-masing.

Tenaga Kesehatan Haji Kloter 16, Arif Rusman, menyampaikan bahwa seluruh jemaah telah melaksanakan ibadah umrah wajib dan tawaf qudum pada Rabu dini hari (21/5/2025), mulai pukul 02.30 hingga 06.00 WAS.

Untuk jemaah lanjut usia (lansia) menggunakan kursi roda, ibadah umrah wajib dijadwalkan pagi harinya.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian ibadah umrah wajib telah dilaksanakan. Untuk lansia yang menggunakan kursi roda, pelaksanaannya dijadwalkan di pagi hari,” kata Arif kepada Tribun-Timur.com.

Memasuki hari ke-10 keberangkatan, sejumlah jemaah mulai mengalami kelelahan, khususnya dari kalangan lansia.

“Kondisi kesehatan jemaah haji masih seperti sebelumnya, namun mulai terlihat ada kelelahan, khususnya pada lansia,” beber Arif.

Keluhan umum yang dialami di antaranya hipertensi, flu, batuk, dan kolesterol.

Guna memberikan layanan optimal, tim kesehatan Kloter 16 bekerja sama dengan beberapa kloter lain yang menginap di hotel yang sama.

Pos Kesehatan Satelit dibuka di lantai mezzanine hotel untuk melayani seluruh jemaah yang membutuhkan pemeriksaan medis.

“Pos Kesehatan Satelit kami buka di lantai M hotel. Semua jemaah haji yang tinggal di hotel ini bisa berobat ke sana,” jelasnya.

Arif juga menyampaikan bahwa petugas kesehatan terus memprioritaskan pelayanan bagi jemaah lansia dengan risiko tinggi (risti) sedang dan berat.

Langkah ini diambil untuk menjaga kesehatan dan keselamatan jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. (*)

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved