RSUD Sinjai Tangani 15 Kasus DBD Selama 2025, Seluruh Pasien Sembuh
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pelayanan RSUD Sinjai, dr Fatma, pada Jumat (9/5/2025).
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai telah menangani sebanyak 15 pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak Januari hingga Mei 2025.
Seluruh pasien yang dirawat telah dinyatakan sembuh.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pelayanan RSUD Sinjai, dr Fatma, pada Jumat (9/5/2025).
Ia menyebut mayoritas pasien merupakan orang dewasa.
“Mulai Januari hingga Mei 2025 kami tangani 15 pasien DBD, dan semuanya sudah sembuh,” ujarnya.
dr Fatma menekankan pentingnya pencegahan DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan.
Langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menguras dan menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
“Selain itu, penting untuk memantau tempat penampungan air, memperbaiki saluran yang tidak lancar, menggunakan obat nyamuk, serta memasang kawat kasa di ventilasi rumah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr Emmy Kartahara, menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga telah melakukan sejumlah langkah preventif untuk menekan angka kasus DBD.
“Kami telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati tentang kewaspadaan terhadap peningkatan kasus DBD tahun 2025,” ungkap dr Emmy.
Dinas Kesehatan juga aktif melakukan Pemeriksaan Jentik Berkala (PJB) di sekolah-sekolah, survei jentik di rumah warga, serta penyelidikan epidemiologi pada setiap kasus demam berdarah.
“Kami rutin memberikan penyuluhan terkait pemberantasan sarang nyamuk (PSN) DBD di masyarakat,” tambahnya.
| Kepala Puskesmas Mappakasunggu: Nyawa Pasien Lebih Penting dari Prosedur Administrasi |
|
|---|
| Setiap Pekan Manajemen RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar Evaluasi Layanan dan Kinerja Dokter |
|
|---|
| Ada Warga RW 02 Kelurahan Mappala Terjangkit DBD, Horas Community Langsung Fogging |
|
|---|
| RSUD H Padjonga Daeng Ngalle Takalar Gencar Sosialisasi Campak |
|
|---|
| Kasus Campak di Maros Capai 31, Satu Pasien Masih Dirawat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Gedung-Rumah-Sakit-Umum-Daerah-RSUD-Sinjai-tampak-dari-depan-952025-RSUD-Sinjai.jpg)