Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir di Luwu

3 Kecamatan Terendam Banjir di Luwu, 40 Rumah Terdampak

Kepala BPBD Luwu, Andi Baso Tenriesa merincikan, banjir terjadi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Suli, Larompong, dan Suli Barat.

|
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/Muh Sauki
BANJIR LUWU - Dusun Cappie, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan terendam banjir, Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 16.30 Wita sore. BPBD Luwu mencatat, setidaknya 3 kecamatan yakni Larompong, Suli dan Suli Barat menjadi titik banjir. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sejak Sabtu sore (3/5/2025) menyebabkan sungai meluap sekitar pukul 16.30 Wita sore.

Akibatnya, debit air yang sudah tidak bisa lagi ditampung Sungai Suli dan Larompong meluap ke permukiman warga.

Kepala BPBD Luwu, Andi Baso Tenriesa merincikan, banjir terjadi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Suli, Larompong, dan Suli Barat.

Sedikitnya 40 unit rumah terdampak dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 30 cenrimeter.

"Di Kecamatan Suli, sekitar 10 rumah di Lingkungan Suli Pantai terendam. Di Larompong, ada 15 rumah di Lingkungan Cappie, dan di Suli Barat, 15 rumah di Kelurahan Lindajang yang terdampak," ungkapnya.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Luwu, hujan mulai turun di bagian hulu sungai sejak pukul 15.20 Wita sore.

Meski begitu, sambung Andi Baso, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan berat.

BPBD Luwu telah melakukan kaji cepat di lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk langkah-langkah penanganan.

Kata Andi Baso, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut pada Sabtu petang.

"Kami mengimbau warga tetap waspada, karena prakiraan cuaca malam ini menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mungkin terjadi," tandasnya.

Banjir Surut

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan mulai berangsur surut pada Sabtu petang (3/5/2025).

Meski demikian, BPBD Luwu mengingatkan warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan lebat masih tinggi.

Kepala BPBD Luwu, Andi Baso Tenriesa menyebut, banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur bagian hulu sungai sejak pukul 15.20 Wita sore.

Debit air yang meningkat menyebabkan sungai meluap dan merendam beberapa permukiman dengan ketinggian air 20 hingga 30 centimeter.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved