Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Detik-detik Ketua DPRD Sulsel Minta Maaf ke Buruh

Di hadapan massa aksi, Cicu menyampaikan permohonan maafnya lantaran lambat menemui massa Aksi.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nur Alqadri Sirajuddin | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH QADRI
HARI BURUH 2025 - Ketua DPRD Sulsel, A. Rachmatika Dewi menemui massa aksi buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DPD Sulsel di depan Kantor DPRD Sulsel Jl. Urip Sumoharjo No.59, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Kamis (1/5/2025) siang. Cicu sapaan akrabnya menyampaikan ia telah menerima tuntutan para massa aksi tersebut dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang dimiliki di DPRD Sulsel secara bertahap. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua DPRD Sulsel, A. Rachmatika Dewi menemui massa aksi buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DPD Sulsel.

Rachmatika Dewi atau yang kerap disapa Cicu tersebut menemui massa aksi setelah ratusan buruh tersebut ingin merangsek masuk ke gedung DPRD Sulsel.

Namun, dihalau oleh personel kepolisian Polrestabes Makassar dan TNI.

Di hadapan massa aksi, Cicu menyampaikan permohonan maafnya lantaran lambat menemui massa Aksi.

Ia juga menyampaikan bahwa, secara resmi ia telah menerima tuntutan para massa aksi tersebut dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang dimiliki di DPRD Sulsel secara bertahap.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada teman-teman buruh, bahwa sekali lagi kalian adalah tulang punggung perekonomian Sulawesi Selatan," tutur di depan gerbang Kantor DPRD Sulsel, Jl. Urip Sumoharjo No.59, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Kamis (1/5/2025) siang.

Ia menambahkan bahwa Sulsel dapat menjadi daerah yang maju secara ekonomi apabila seluruh pihak dapat berkolaborasi.

"Kami dari pemerintah provinsi tentu tidak akan sanggup menjadikan Sulsel menjadi provinsi yang terkemuka di Indonesia tampa ada campur tangan dari serikat pekerja buruh," tuturnya.

Karena itu, Cicu menekankan agar seluruh pihak dapat menjaga iklim investasi di Sulsel.

"Sehingga perekonomian di Sulawesi Selatan dapat lebih maju dan sejahtera," tuturnya.

Kordinator aksi, Ogri menyampaikan apresiasinya kepada Cicu karena telah menemui massa aksi buruh.

Menurut Ogri, kesejahteraan Buruh musti diperhatikan melihat adanya rancangan undang-undang ketenagakerjaan yang akan dirubah.

"Termasuk Undang-undang perampasan aset sehingga perlu adanya pengawasan dari pihak provinsi maupun kota,"tegasnya.

Adapun tuntutan Massa aksi KSPSI DPD Sulsel.

1. Mendesak untuk segera dibentuk desk ketenagakerjaan di POLDA sulawesi selatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved