Kisah Kakek Sanusi Naik Haji Setelah 70 Tahun Menabung
Sanusi Pria kelahiran 3 Februari 1925 akhirnya bisa berangkat ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah setelah 70 tahun menabung sejak tahun 1955
Ladang-ladang yang berada tak jauh dari rumahnya tersebut dihasilkan oleh jerih payahnya sendiri.
Ia membeli petakan demi petakan ladang yang dicicil satu per satu, hingga akhirnya jika diakumulasikan mencapai kurang lebih 1 hektar.
Kini ladang-ladangnya tersebut ditanami oleh berbagai tanaman seperti singkong, pisang, dan lainnya.
Kehidupan Sanusi bisa dibilang jauh dari kemewahan, ia hanyalah petani yang setiap harinya berada di kebun.
Tempat tingalnya pun terbuat dari material kayu dan bambu dengan model rumah panggung pada zaman dahulu.
Karena keramahannya, rumah bilik panggung yang ditinggali bersama istrinya tersebut terbuka untuk siapapun yang berkunjung.
Ia mengatakan, teras 'istananya' menjadi tempat favorit bagi siapapun yang ingin mampir, karena memiliki udara yang segar dan jauh dari kebisingan.
"Orang-orang kalau lewat terus berenti pada betah di sini, katanya adem," ungkap Sanusi saat berbincang santai.
Sementara itu, ia pun berharap perlajanan hajinya diberikan kelancaran, kesehatan, serta keselamatan agar pulang ke Indonesia menjadi haji mabrur.
"Mohon doanya," pungkasnya.
Diwartakan, sebanyak 3.450 calon jemaah haji di Kabupaten Bogor akan berangkat ke Mekkah untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Keberangkatan akan dilakukan dalam dua gelombang dan terbagi dalam sembilan kloter yang akan diberangkatkan pada Mei 2025 ini.
Pendamping haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Amanah Ummah Leuwiliang, Ifa Latifah mengungkapkan, Sanusi masuk ke dalam prioritas dalam keberangkatan.
"Daftar di 2019, ketika mendaftar itu usianya sudah 90 tahun lebih," ujarnya saat dijumpai TribunnewsBogor.com, Jumat (25/4/2025).
"Jadi lima tahun kemudian abah masuk prioritas lansia karena di tahun ini masuk usia 100 tahun," imbuhnya.
| Pulang dari Tanah Suci, Jemaah Haji Maros Hj Hamdana Pakai Baju Harga Rp3 Juta |
|
|---|
| Ikon Haji 2026 Hj Jumariah Gunakan Busana Bling-Bling |
|
|---|
| Kisah Hj Jumariah Dibalas Pelukan Hangat dari Bupati Maros |
|
|---|
| Tak Punya Anak Kandung, Nenek Jumariah Persembahkan Sekoper Oleh-oleh Haji untuk Cucu Tetangga |
|
|---|
| 15 Tahun Menunggu, Jemaah Haji Asal Maros Pulang dari Tanah Suci Bawa Unta untuk Cucu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sanusi-calon-jemaah-haji-tertua-asal-Kabupaten-Bogor-43543.jpg)