Banjir Bantaeng
Banjir Landa 3 Kecamatan di Bantaeng, Warga Terjebak Banjir Setinggi Pinggang
Banjir menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Ahad atau Minggu (27/4/2025), setelah hujan deras dan luapan Sungai Garegea
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Edi Sumardi
BANTAENG, TRIBUN-TIMUR.COM - Banjir menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Ahad atau Minggu (27/4/2025), setelah hujan deras dan luapan Sungai Garegea tak terbendung.
Air menggenangi pemukiman padat penduduk hingga hampir sepinggang orang dewasa, sementara BPBD masih terus melakukan asesmen jumlah rumah terdampak.
Tiga kecamatan diterjang banjir meliputi Kecamatan Bantaeng (wilayah kota), Pajukukang, dan Bissappu.
"Kecamatan Bantaeng, Pajukukang sebagian, Bissappu sebagian," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantaeng, Ismul Alam, melalui sambungan telepon.
Ismul menyampaikan, pihak BPBD bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Tim SAR masih melakukan peninjauan di sejumlah lokasi banjir.
"Belum kami dapat berapa jumlah rumah karena kami masih di lapangan," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, banjir menerjang kawasan padat penduduk di Kecamatan Bantaeng akibat luapan air Sungai Garegea dan hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut.
Seorang warga, Endang Djie, membagikan momen banjir melalui video berdurasi 20 detik di akun Facebook miliknya.
"Kondisi air sungai Garegea-Kayangan sudah meluap, air sudah masuk perumahan-perumahan, ini jalan Garegea keluar," tutur perekam video dalam unggahan Endang.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga memantau kondisi air dari atas jembatan. Beberapa warga tampak membersihkan sampah yang terbawa arus banjir.
Ketinggian air yang mencapai lutut orang dewasa juga terlihat di kawasan Terminal Pasar Baru Bantaeng. Dalam video lain yang diunggah Endang, dua orang tampak berjalan hati-hati melawan arus banjir sambil membawa kantong plastik dan jerigen.
Sekretaris BPBD Bantaeng, Ismul Alam, membenarkan peristiwa ini. Ia mengatakan bahwa saat ini tim BPBD masih berada di lapangan untuk melakukan mitigasi.
"Sementara di lapangan di Garegea ada penyumbatan," ujarnya.
Ismul menambahkan, banjir disebabkan oleh tingginya intensitas hujan selama dua hari terakhir.
"Memang agak tinggi curah hujan, sudah dua hari hujan, tapi sempat berhenti sejenak," tuturnya.(*)
| Banjir Bantaeng Surut, Tiga Kecamatan Sempat Lumpuh |
|
|---|
| Viral! 2 Hari Hujan Lebat, Pemukiman Warga Bantaeng Sulsel Banjir |
|
|---|
| Warga Meninggal Saat Banjir Bandang Bantaeng Dapat Santunan Rp 15 Juta |
|
|---|
| Tanggul Balang Sikuyu Jebol, Warga Bantaeng Khawatir Banjir Susulan |
|
|---|
| Hujan Guyur Bantaeng, Warga Khawatir Banjir Susulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/banjir-bantaeng-1-2842025.jpg)