Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KONI Makassar

Permintaan Munafri Setelah Janji Kembalikan Hibah KONI Makassar

Menurut Munafri, keributan tidak akan menyelesaikan masalah, justru akan membuat organisasi semakin berantakan. 

Penulis: Siti Aminah | Editor: Ansar
Tribun-Timur.com
KONI MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (kiri) dan Ketua KONI Makassar terpilih, Ismail. Keduanya diwawancara di Balaikota Makassar Jl Ahmad Yani, Minggu (27/4/2025). (Siti Aminah)  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan agar kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar tidak ada lagi keributan. 

Menurut Munafri, keributan tidak akan menyelesaikan masalah, justru akan membuat organisasi semakin berantakan. 

KONI harus bwtajalan menatap masa depan, mempersiapkan atlet-atlet untuk menyabet prestasi di kandang nasio al maupun internasional. 

"Kalau kalian ribut apa yang kalian dapatkan dari prestasi olahraga itu? Yang ada adalah kumpul-kumpul yang tidak berguna, kumpul kumpul yang tidak pernah memperlihatkan kekompakan. Bagaimana mau berbicara prestasi kalau pengurusnya saja tidak benar," tegas Munafri diwawancara awak media di Balaikota Jl Ahmad Yani, Minggu (27/4/2025). 

Munafri bahkan menegaskan, jika keributan masih tetap terjadi maka Pemerintah Kota Makassar akan sulit memberikan dana hibah kepada organisasi keolahragaan tersebut. 

Kata mantan CEO PSM tersebut, Pemkot Makassar siap memberikan hibah untuk KONI pada APBD Prubahan mendatang. 

Pemkot juga akan menambah fasilitas olahraga di Makassar untuk mendukung pemeliharaan dan pembinaan atlet. 

"Syaratnya jangan ribut, kalau ribut-ribut  dalam pengurusan yang baru, yah sudah silahkan ribut. Anggaran perubahan akan berlalu begitu saja, pilih mana, damai atau perubahan," tegas Munafri. 

Kata Munafri, dana hibah yang akan diberikan untuk KONI Makassar tidak cuma-cima, perlu kajian terhadap program dan kegiatan yang akan dijalankan. 

Anggaran yang diberikan kepada KONI diharapkan bisa tepat sasaran, utamanya dalam hal pembinaan cabor dan atlet. 

"Dana hibah ini adalah stimulus yang diberikan pemerintah untuk melakukan proses pembinaan, tujuannya dalam proses pembinaan ini yang kita mau. Bukan dana hibah dikasi hanya dipakai untuk kebutuhan kebutuhan yang setelah itu habis, gak bisa," tegasnya. 

Diketahui, Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa yang digelar KONI Makassar di Balaikota telah menetapkan Ketua Harian DPD II Golkar Makassar, Ismail sebagai Ketua Umum KONI Makassar

Menurut Munafri, Ismaik adalah sosok yang sangat mumpuni untuk memperbaiki keutuhan KONI Makassar

Ia sangat mengenal Ismail, memiliki karakter yang peduli, selalu mau belajar, pandai melihat peluang, dan mampu memberdayakan masyarakat dengan latar belakangnya sebagai pengusaha.

"Ismail punya latar belakang pengusaha yang dimulainya dari nol. Saya tahu benar ini prosesnya. Menurut saya dia merupakan figur yang cocok untuk memimpin KONI," tuturnya. 

Diketahui, dalam forum tersebut, Ismail juga sekaligus menunjuk dua orang dalam struktur formatur yang akan membantunya menyelesaikan struktur kepengurusan. 

Ialah Agus Hamid, Ketua Cabor Kurash, dan Arianto Najib, Ketua Cabor Futsal. Keduanya berprofesi sebagai polisi. (*) 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved