Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Selamat Jalan Pope Francis

Paus Fransiskus yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio terpilih menjadi Paus pada 13 Maret 2013.  

Editor: Sudirman
IST
HEADLINE TRIBUN TIMUR - Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus. Paus Fransiskus yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio terpilih menjadi Paus pada 13 Maret 2013.   

TRIBUN-TIMUR.COM - Dunia berduka atas wafatnya pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio terpilih menjadi Paus pada 13 Maret 2013.  

Paus Fransiskus wafat pada usia 88 tahun karena mengalami pneumonia ganda. 

Penunjukannya mengejutkan banyak pihak karena sosok asal Argentina itu sebelumnya dianggap sebagai tokoh luar dalam hierarki Vatikan.

Ia dikenal karena kepeduliannya terhadap kaum miskin dan gaya hidup sederhana.

Baca juga: Paus Fransiskus Wafat, Menag Nasaruddin Umar: Jasa dan Persahabatan Beliau Tidak Bisa Dilupakan!

Kini setelah wafatnya Paus Fransiskus, Gereja Katolik mengalami kekosongan tahta atau ‘Sede Vacante’. 

Agenda selanutnya adalah konklaf. Konklaf adalah proses pemilihan Paus baru oleh para kardinal gereja Katolik Roma.

Istilah Konklaf berasal dari bahasa latin ‘Cum Clave’ yang artinya kunci. 

Gereja Katolik Roma akan memulai ritual yang berakar pada tradisi yang kuat menandai berakhirnya satu kepausan dan mengarah pada dimulainya kepausan berikutnya.

Sebagian besar tradisi itu diatur oleh konstitusi yang dikenal sebagai Universi Dominici Gregis (Dari Seluruh Kawanan Tuhan) yang disetujui oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1996 dan direvisi oleh Paus Benediktus XVI pada tahun 2007 dan 2013.

Seorang kardinal yang dikenal sebagai camerlengo (bendahara), saat ini dijabat Kardinal Kevin Farrell yang merupakan warga negara Irlandia-Amerika.

Dia akan menjalankan urusan rutin Gereja Katolik Roma yang beranggotakan hampir 1,4 miliar umat di dunia selama periode yang dikenal sebagai “sede vacante” (kursi kosong).

Ia secara resmi mengonfirmasi kematian Paus. Hingga sekitar abad ke-20, hal ini dilakukan secara ritual dengan mengetukkan palu perak di dahi Paus sebanyak tiga kali.

Upacara berkabung berlangsung selama sembilan hari setelah wafatnya Paus.

Sementara  tanggal pemakaman  Paus Fransiskus akan diputuskan oleh para kardinal. Universi Dominici Gregis mengatakan upacara tersebut harus dimulai antara hari keempat dan keenam setelah kematiannya. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved