CPNS 2024
Bukan Hanya Dosen, Ternyata Ada 1.967 CPNS 2024 Mundur Sebelum Pengangkatan
Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakhrulloh menjelaskan peserta yang mengundurkan diri adalah peserta lulus optimalisasi.
TRIBUN-TIMUR.COM -- Terungkap total ada 1.967 peserta CPNS 2024 mengundurkan diri.
Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri PAN-RB Rini dan Rapat Dengar Pendapat dengan BKN dan OIKN.
Rapat membahas kebijakan Penempatan ASN ke IKN, Terkait Digitalisasi Pemerintahan Desa.
Sebelumnya viral total 714 calon dosen CPNS 2024 formasi Kemendiktisaintek mengundurkan diri.
Ternyata bukan hanya calon dosen CPNS Kemendiktisaintek yang mengundurkan diri.
Instansi lainpun banyak yang mengundurkan diri.
Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakhrulloh menjelaskan peserta yang mengundurkan diri adalah peserta lulus hasil optimalisasi.
"Izin melaporkan yang banyak mengundurkan diri hasil optimalisasi," kata Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakhrulloh dalam rapat kerja di Komisi II DPR RI Selasa (22/4/2025).
Zudan Arif Fakhrulloh menjelaskan ada aturan baru optimalisasi pada CPNS 2024 ini.
Peserta yang kalah bersaing di formasi dilamar dapat kesempatan jadi PNS lewat pengisian formasi kosong.
"Optimalisasi adalah kebijakan pemerintah menghindarkan formasi kosong," kata Zudan.
"Optimaisasi ini mudah, aslinya yang bersangkutan tidak lulus formasi yang dilamar," sambung Zudan.
Mantan Pj Gubernur Sulsel itu mencontohkan ada peserta melamar formasi CPNS Dosen di Universitas Negeri Jember.
Ia kalah bersaing meski punya nilai tinggi.
Ternyata di kampus lain ada formasi yang kosong.
| Sanksi Berat Menanti Ribuan CPNS Mundur |
|
|---|
| Penempatan Jauh Jadi Alasan 1.967 CPNS 2024 Pilih Mundur |
|
|---|
| Lepas Gaji Rp3 Jutaan, Ini Alasan 1.967 CPNS 2024 Pilih Mengundurkan Diri |
|
|---|
| Terungkap Alasan 1.967 CPNS 2024 Mengundurkan Diri, Lokasi Penempatan Jauh |
|
|---|
| 1.976 CPNS 2024 Mundur, Calon Dosen Kemendiktisaintek Terbanyak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-BKN-Prof-Zudan-Arif-Fakhrulloh-hadir-rapat-kerja-Komisi-II-DPR-434353.jpg)