Warga Sulsel Ramai-ramai Daftar Pinjol Pasca Lebaran, Pengamat: Lebih Mudah Cairnya dari Bank!
Apalagi usai merayakan hari raya idul fitri, banyak masyarakat yang menggunakan pinjol untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Saldy Irawan
Adapun kata Anas, beberapa langkah untuk mengatasi masalah ini adalah, pentingnya untuk memahami mengapa masyarakat terpaksa meminjam, terutama jika pinjaman tersebut digunakan untuk konsumsi tanpa ada penghasilan tetap.
"Orang yang punya pendapatan tidak perlu meminjam. Jika pendapatan tidak ada, maka solusi dari pemerintah adalah menciptakan kesempatan kerja yang dapat memberikan pendapatan bagi masyarakat," ungkapnya.
Menurutnya, dengan meningkatnya biaya barang dan jasa akibat perubahan kebijakan ekonomi internasional, banyak perusahaan yang mungkin akan mengurangi produksi atau bahkan merumahkan karyawan.
Hal ini tentu memperburuk kondisi masyarakat yang tidak memiliki tabungan di bank.
"Solusinya adalah menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, baik itu melalui kebijakan pemerintah atau dengan menarik investor untuk membuka lebih banyak kesempatan kerja," jelasnya.
| Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar |
|
|---|
| 386 JCH asal Polman Tiba di Asrama Haji Sudiang, Besok Terbang ke Madinah |
|
|---|
| Makassar Satu-satunya Daerah di Sulsel Masuk Daftar Penghargaan EPPD |
|
|---|
| Khusus Sulsel, Badan Gizi Nasional Kucurkan Rp836 Miliar Per Bulan |
|
|---|
| Unibos Mengabdi Lintas Negara, Sentuh Komunitas Anak Pekerja Migran di Malaysia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Anas-Iswanto-Anwar-54.jpg)