Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DPR Harap Kemenhub Kembali Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik Mudik 1446 H

Andi Iwan mengapresiasi kinerja Kemenhub bersama kepolisian berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas pada mudik lebaran tahun ini

Editor: Ari Maryadi
DPR RI
MUDIK LEBARAN - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mengecek fasilitas pelabuhan dan bandara pada akhir tahun 2024 lalu. Andi Iwan berharap Kemenhub kembali menekan angka kecelakaan pada arus balik mudik lebaran ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras berharap Kementerian Perhubungan bersama kepolisian melanjutkan tren penurunan angka kecelakaan pada arus balik mudik 1446 hijriah akhir pekan ini.

Minggu 6 April 2025 diperkirakan jadi puncak arus balik mudik lebaran.

2 juta kendaraan lebih kendaraan diprediksi masuk kembali ke wilayah Jabodetabek.

"Kita berharap Kementerian Perhubungan bersama pihak terkait menekan angka kecelakaan pada arus balik mudik lebaran Idulfitri 1446 ini. Keselamatan harus jadi nomor satu," kata Andi Iwan kepada wartawan Kamis (3/4/2025).

Legislator Partai Gerindra itu mengapresiasi kinerja Kemenhub bersama kepolisian berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas pada mudik lebaran tahun ini.

Data Korlantas Polri, jumlah kecelakaan mudik lebaran 2025 ini 1.477 kasus turun 31,37 persen dibandingkan mudik 2024 lalu sebanyak 2.152 kasus.

"Kita patut apresiasi kinerja Kemenhub berhasil menekan angka kecelakaan pada mudik tahun ini. Mudah-mudahan hal baik itu berlanjut pada arus balik akhir pekan ini," ujar Andi Iwan.

Sementara itu Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi pun memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas penurunan signifikan kecelakaan lalin ini.

Menhub Dudy menegaskan hal ini merupakan hasil sinergi yang baik dan kuat antara berbagai pihak terkait, terutama Kepolisian (Korlantas), pemerintah daerah, lintas-kementerian, dan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat.

Sinergi dan kolaborasi ini dilakukan secara aktif sejak awal tahun 2025 ini untuk menyiapkan proses mudik Lebaran lancar, aman, dan selamat.

"Alhamdulillah, kami mencatat penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan dan korban meninggal dunia selama periode arus mudik tahun ini. Ini hasil kerja keras bersama antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait," kata Menhub Dudy di sela inspeksi di jalan tol Jakarta-Cikampek, Rabu (2/4).

Menhub Dudy menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran, baik di jalur darat, laut, maupun udara.

Kemenhub bersama Kepolisian dan pemerintah daerah, kata Menhub, menekankan pentingnya penerapan protokol keselamatan yang ketat, baik di jalan raya maupun di berbagai moda transportasi lainnya.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho mengatakan keberhasilan Operasi Ketupat 2025 terlihat dari data kecelakaan yang turun signifikan.

Sejak operasi dimulai pada 23 Maret hingga 2 April 2025, kata Kakorlantas, jumlah kecelakaan turun dari 2.152 kasus menjadi 1.477 kasus, atau turun sebesar 31,37 persen.

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama mudik juga berkurang drastis.

Dari 324 korban pada 2024 menjadi 223 korban pada 2025, yang berarti turun 32 % . 

Kakorlantas menegaskan komitmennya untuk mengamankan arus balik Lebaran 2025.

Sejumlah strategi seperti pengalihan arus, sistem one way, dan contraflow, telah disiapkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Menhub Dudy menyatakan kesadaran masyarakat yang tinggi dalam penggunaan sabuk pengaman dan helm, mematuhi aturan lalu lintas, memilih hari mudik yang fleksibel, mengecek kendaraan, hingga memanfaatkan transportasi umum turut berperan besar dalam tercapainya hasil ini.

Menhub mengajak masyarakat untuk terus menjaga keselamatan dalam berlalu lintas, tidak hanya selama periode arus mudik dan balik Lebaran, tetapi juga di setiap perjalanan sehari-hari.

"Keamanan dan keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita terus jaga keselamatan kita dan orang lain di jalan raya dengan selalu mematuhi aturan dan menjaga kewaspadaan. Mari kita saling respek," kata Menhub.

Menhub Dudy berharap hasil positif yang dicapai pada arus mudik Lebaran 2025 ini bisa menjadi motivasi untuk terus memperbaiki sistem transportasi dan keselamatan lalu lintas di masa yang akan datang.

Apalagi, berbagai kebijakan seperti bekerja dari mana saja (WFA), mudik gratis, penurunan tarif tiket pesawat, diskon tarif tol, hingga rekayasa lalu lintas berdampak positif atas kelancaran mudik Lebaran 2025 ini.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved