Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini 8 Target Andi Sudirman Sulaiman 5 Tahun Pimpin Sulsel

Dihadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulsel, Andi Sudirman memaparkan delapan target di era kepemimpinannya.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN TIMUR/FAQIH IMTIYAAZ
TARGET KERJA - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat ditemui Rujab Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (3/3/2025). Andi Sudirman punya delapan target kinerja dalam lima tahun. 

Kedelapan, Andi Sudirman ingin memperkuat layanan transportasi laut, darat dan Udara dan infrastruktur.

Dirinya ingin berorientasi pada kesiapan menghadapi kebencanaan, keadilan dan pengembangan pariwisata untuk pertumbuhan ekonomi.

ASN 3 Hari di Kantor, Sisanya WFA

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel segera terapkan Fleksibel Working Day.

Terobosan ini ditempuh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mendukung efisiensi anggaran dan kinerja pegawai.

"Iya sudah mau diterapkan ini," kata Andi Sudirman Sulaiman di Rujab Gubernur Sulsel pada Senin (3/3/2025).

Andi Sudirman mempersilahkan Aparatur Sipil Negaea (ASN) menerapkan Work From Anywhere (WFA).

Nantinya ASN hanya tiga hari bekerja di kantor masing-masing

"Tiga hari kerja (dikantor), dua hari silahkan dimana saja bekerja," kata Andi Sudirman.

"Kalau saya yang penting outcome selesai, pekerjaan selesai," lanjutnya.

Sebelumnya Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mempersiapkan strategi untuk mengimplementasikan efisiensi anggaran sesuai amanat pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. 

Hal ini juga seiring dengan tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala BKN Prof Zudan Arif telah menetapkan 10 kebijakan untuk pegawai BKN, sekaligus juga menguji kehandalan sistem digitalisasi manajemen ASN secara keseluruhan. 

“Efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden ini dapat kita jadikan peluang untuk meningkatkan efektivitas kinerja BKN sekaligus untuk mengukur efektivitas Sistem Informasi ASN (SIASN) terintegrasi yang kita miliki,” jelas Kepala BKN dalam siaran persnya.

Prof Zudan Arif juga menyinggung soal formula 2 hari WFA dan 3 hari WFO sebagai langkah awal efisiensi anggaran yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi biaya yang tidak perlu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved